Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Jokowi Dihimbau Berhati-hari Gunakan Makna Terorisme karena Indonesia Negara Mayoritas Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Februari 2016 09:06 9:06 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Februari 2016 08:58
Bagikan
Presiden Joko Widodo
Bagikan

Hidayatullah.com–Wakil Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid meminta Presiden Joko Widodo hati-hati dan dapat memperjelas mendefinisikan makna terorisme, saat menjadi pembicara mengenai isu terorisme dalam US-ASEAN Summit.

“Misalnya definisi terorisme bagi AS dan ASEAN berbeda. Ini harus diperjelas karena di Indonesia adalah mayoritas beragama Islam,” katanya Jumat Jumat, (12/02/2016) dikutip Antara.

Dia mengatakan, Presiden harus menjelaskan bahwa pemahaman Indonesia terhadap terorisme berbeda dengan perspektif negara-negara Barat yang mengkaitkannya dengan agama tertentu.

Presiden Jokowi menurut dia, harus menjelaskan bahwa terorisme adalah sebuah tindakan teror dan tidak terkait dengan salah satu agama.

“Definisi terorisme adalah kegiatan teror bukan seperti yang dianggap negara-negara barat yaitu terkait agama tertentu,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Meutya menilai Presiden Jokowi harus hati-hati jangan sampai forum tersebut menggiring opini bahwa Islam terkait dengan kegiatan terorisme. Namun menurut dia, Presiden harus membawa perspektif sendiri dalam mendefinisikan terorisme.

“Definisi terorisme sangat luas dan jangan digiring oleh pemahaman terorisme ala Barat,” katanya.

Selain itu dia menilai didaulatnya Presiden Jokowi sebagai pembicara utama dalam pertemuan itu karena Indonesia dinilai berhasil menangani aksi terorisme.

Namun menurut dia, hal itu jangan sampai Presiden lupa mendefinisikan makna terorisme sesungguhnya sehingga harus diperjelas dalam pidatonya.

“Saya apresiasi (Presiden Jokowi menjadi leader speaker) karena Indonesia memiliki pengalaman mengatasi terorisme namun harus hati-hati menyampaikan definisi terorisme,” katanya.

Kementerian Luar Negeri RI mengatakan Presiden AS, Barack Obama, menunjuk Presiden Joko Widodo untuk menjadi Leader Speaker dalam salah satu sesi yang ada dalam KTT US-ASEAN Summit di Sunny Land, California.

Obama meminta Presiden Jokowi menjadi pembicara utama soal terorisme di KTT US-ASEAN Summit karena kesuksesan Indonesia mengatasi teror bom yang terjadi pada 14 Januari 2016 di Jakarta.

KTT tersebut akan dihelat pada tanggal 15-16 Febuari 2016 dan akan dihadiri Presiden Jokowi beserta dengan Menlu Retno Marsudi.

Ke-10 negara anggota ASEAN sudah dipastikan hadir bersama dengan Amerika Serikat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:baratJoko widodoJokowiKomisi Inegara IslamterorismeUS-ASEAN Summit
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Surat Cinta Teruntuk Pendukung LGBT [1]
Tulisan selanjutnya Kemenag Akan Fokuskan Keluarga Sebagai Benteng Hadapi Era Globalisasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?