Hidayatullah.com– Valentine’s Day biasanya dirayakan oleh pasangan yang berpacaran. Menurut bintang film Tausiyah Cinta, Ressa Rere, daripada pacaran atau bervalentinan, lebih baik segera menikah.
“Kalau dibanding valentin, mending pengantin gitu. Maksudnya, daripada kita diajak valentinan, mendingan diajak pengantinan,” ujarnya saat ditemui hidayatullah.com di sela-sela acara Gerakan Menutup Aurat di arena Car Free Day, Jakarta, Ahad pagi, 5 Jumadil Awwal 1437 (14/02/2016).
Pemeran Rein dalam Tausiyah Cinta ini menentang keras perayaan Valentine’s Day. Menurutnya, perayaan itu bukanlah budaya Islam, sehingga tak patut diikuti oleh kaum Muslim.
Menurutnya, dalam Islam, berkasih sayang itu setiap hari, bukan pada momen-momen tertentu. “Dan bukan cuman kepada pasangan, tapi kepada orangtua dan lain-lain,” ujarnya.
Pesan untuk Jomblo
Dulu, sebelum berhijrah, Rere mengaku mungkin tertarik dengan budaya seperti Valentine’s Day. Namun, syukurnya, kata dia, Allah menghadirkan teman-teman sholehah yang mengajaknya menjadi lebih baik.
“Dan sekarang saya berpikir, daripada dikasih coklat, mending akad,” ujar suami Ryan Qari ini.
Saat Valentine’s Day, pasangan berpacaran biasanya saling menghadiahi coklat. Daripada itu, maksud Rere, lebih baik melangsungkan akad pernikahan.
Ia pun berpesan, bagi mereka yang berpacaran, mending putuskan pacarnya atau dihalalkan dengan pernikahan. Sedangkan bagi jomblo yang tak pacaran, ia pesan segera menikah.
“Mulai sekarang, tinggalkan sesuatu hal yang tidak Allah ridhoi, dan jalankan yang Allah ridhoi. Insya Allah, Allah akan gantikan sesuatu (yang tidak diridhoi) itu dengan yang jauh lebih baik,” ujar mantan anak band ini.
Berarti, dua tahun lalu sebelum bersuami, Rere memilih menikah daripada pacaran? “Iya! Daripada coklat, mending akad,” pungkasnya seraya tertawa.*