Hidayatullah.com– Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat menduga kecelakaan yang menimpa mobil ulama Cirebon, Ustadz Yahya Zainul Maarif (Buya Yahya), Sabtu (20/08/2016), karena sopirnya kehilangan fokus.
Karenanya, Direktur Lantas (Dirlantas) Polda Jabar, Kombes Pol Sugihardi, mengingatkan masyarakat agar selalu berdoa dan berkonsentrasi dalam berkendara.
“Masyarakat agar fokus dalam mengendarai kendaraannya, patuhi batas kecepatan yang dipersyaratkan. Bila lelah, agar beristirahat di rest area. Persiapkan kelengkapan kendaraan yang akan digunakan: rem, lampu utama, lampu sign, dan lain-lain bekerja secara optimal,” imbaunya.
“Dan tentunya jangan lupa berdoa sebelum melaksanakan perjalanan,” tambah Kombes Pol Sugihardi saat dihubungi hidayatullah.com, Ahad, 18 Dzulqa’dah 1437 H (21/08/2016).
Seperti diketahui, Tol Cipali sudah menelan banyak korban kecelakaan sejak diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 13 Juni 2015 lalu. Sugihardi mengaku pihaknya selama ini terus melakukan berbagai upaya agar angka kecelakaan khususnya di Tol Cipali menurun.
“Sudah kita koordinasi dengan pengelola (tol) untuk menambah speedtrap, rambu peringatan, lampu penerangan, dan lain-lain,” ungkapnya.
Selain itu, kata Sugihardi, PJR Ditlantas Polda Jabar juga sudah menempatkan dan meningkatkan patroli di daerah rawan kecelakaan (blackspot) serta melakukan penindakan pelanggaran dengan radar kecepatan (speed gun).
“Dan mengampanyekan keselamatan lalu lintas melalui media sosial agar (masyarakat) lebih berhati-hati dalam mengemudikan kendaraan, termasuk mengemudi di jalan tol,” paparnya.
Ditanya soal angka kasus kecelakaan di Tol Cipali dalam sebulan terakhir, Sugihardi mengaku tidak mengetahui jumlah pastinya. “Datanya di kantor,” ujarnya. [Baca: Buya Yahya Sudah Membaik Usai Kecelakaan Sepulang Berdakwah]
Kronologi Kecelakaan Buya Yahya
Soal kronologi kecelakaan yang menimpa Buya Yahya, Sugihardi menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (20/08/2016) di Jl Raya Tol Cipali KM 155 jalur A, Majalengka. Menurutnya, kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB.
Kejadian berawal saat sebuah truk bermuatan bahan semen dengan nomor polisi F 9154 FE melaju dari arah Cikopo menuju Palimanan. Di belakangnya, sebuah mobil KR Toyota Hiace bernopol E 7059 KA yang ditumpangi rombongan Buya Yahya melaju ke arah yang sama.
“Setibanya di TKP, diduga supir Toyota Hiace tersebut mengantuk sehingga hilang kendali dan menabrak kendaraan truk yang melaju di depannya. Dalam kejadian tersebut, salah satu penumpang yang ada di KR Toyota Hiace adalah Ustadz Buya Yahya,” ungkap Sugihardi.
Buya Yahya saat itu bersama istrinya, Fairuz Ar-Rahbini, serta 1 orang santri Al-Bahjah dan sopir yang juga santri. Total 4 orang dalam mobil nahas itu.
“Buya Yahya yang kondisinya luka ringan, dan 1 luka berat, serta 2 orang mengalami luka-luka. Untuk penanganan selanjutnya ditangani oleh Unit Laka Lantas Res Majalengka. Sementara korban masih dirawat (di) RS Plumbon Cirebon,” ungkapnya. [Baca juga: Dirawat Usai Kecelakaan, Buya Yahya Didoakan Lekas Sembuh]*