Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Hari Pangan, IHW Dorong Indonesia dalam Peran Produk Halal Dunia

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2016 16:13 4:13 pm
Ahmad
Dipublikasikan 17 Oktober 2016 16:12
Bagikan
Diskusi Publik bertema 'Mendorong Pelaku Usaha di Bidang Pangan untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat akan Pangan yang Sehat dan Halal' di hotel Sofyan Betawi, Jakarta, Senin (17/10/2016)
Bagikan

Hidayatullah.com – Direktur Eksekutif Indonesia Halal Watch, Ikhsan Abdullah mengatakan, momen Hari Pangan Dunia harus menjadi titik tolak dalam membangun kesadaran bangsa Indonesia untuk menegaskan dan berkomitmen dalam menjamin ketersediaan pangan dan produk yang halal.

Menurutnya, Indonesia sejatinya sudah lebih maju dari negara-negara lainnya dalam menjamin pangan dan produk halal dengan adanya Undang-undang nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UUJPH).

“Hal itu dapat meningkatkan daya saing Indonesia dalam perdagangan internasional,” ujar Ikhsan dalam Diskusi Publik bertema ‘Mendorong Pelaku Usaha di Bidang Pangan untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat akan Pangan yang Sehat dan Halal’ di hotel Sofyan Betawi, Jakarta, Senin (17/10/2016).

Ia menjelaskan, saat ini sudah jatuh tenggat bagi pemerintah untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Sertifikasi Jaminan Produk Halal sebagaimana diamanatkan dalam UU nomor 33 tahun 2014.

Ikhsan mengungkapkan, jika PP tersebut sudah rampung Indonesia dapat membangun industri halal, yang mana nantinya setiap produk dan jasa yang beredar wajib disertifikasi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Jepang Siapkan Produk Halal untuk Sambut Wisatawan Muslim

“Karena pangan dan produk dari negara lain tidak akan diterima apabila tidak dipastikan kehalalannya,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini halal sudah menjadi trend masyarakat dunia. Dan pilihan masyarakat sudah bergeser ke pangan dan produk yang aman, sehat, serta halal.

“Karena selain terjamin kesyariahannya juga diyakini mengandung keberkahan,” ungkapnya.

Untuk itu, Indonesia yang penduduk mayoritas Muslim, terang Ikhsan, harus mampu menjadi negara pengekspor pangan dan produk halal di pasar dunia dengan membangun industri halal.

Turut hadir pada diskusi tersebut, Lukmanul Hakim (Direktur LPPOM MUI), Alwin Arifin (Direktur Utama PT. Sriboga Rati Raya), Suratmono (BPOM RI), Nur Mahmudi Ismail (Peneliti Utama Kebijakan Pangan BPPT), Rahman Rustam (Coorporate Company Bio Farma), Siti Aminah (Kasubdit Halal Kemenag).*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:halalHalal WatchaHari Pangan DuniaMuslimproduk halalsertifikasi halal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tokoh Lintas Agama Desak Negara Hadir Atasi Isu SARA di Masyarakat
Tulisan selanjutnya Batu Giok Raksasa Ditemukan Penambang di Myanmar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?