Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Persis Jelaskan Mengapa Tak Hadiri Undangan Jokowi di Istana

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 November 2016 07:14 7:14 am
Ahmad
Dipublikasikan 12 November 2016 07:13
Bagikan
Rombongan Pemuda Persis berkumpul di Masjid Istiqlal dalam Aksi Damai Bela Quran
Bagikan

Hidayatullah.com— Persatuan Islam (Persis) akhirnya menjelaskan mengapa tidak menghadiri undangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka pasa Aksi Damai Bela Quran atau Aksi Damai 411.

Menurut Wakil Ketua Umum Persatuan Islam (Persis), JJ. Zaenuddin pihaknya mengakui telah menerima undangan dari istana. Namun Persis tidak dapat memenuhi undangan tersebut.

“Kami menghargai langkah Presiden untuk menenangkan suasana dengan mengunjungi dan mengundang pimpinan ormas Islam ke Istana,” ujar Wakil Ketua Umum Persatuan Islam (Persis), dikutip laman persisisalamin.com, Kamis (10/11/2016).

Diakui Zaenuddin, selain faktor kesehatan Ketua Umum, ketidakhadiran Persis di istana sebagai bentuk protes karena langkah istana yang dinilai ingin membenturkan ormas Islam.

“Kami sangat menyayangkan cara presiden dalam memperlakukan para pimpinan Islam yang mengesankan adanya pilih-pilih antara ormas Islam mainstream dengan ormas Islam yang seakan dimarjinalkan,” katanya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Padahal, lanjutnya, presiden seharusnya mengundang seluruh pimpinan ormas Islam, termasuk para ulama yang memimpin aksi 4 November lalu.

“Seyogianya seluruh elemen Islam adalah bagian dari rakyat Indonesia yang berhak mendapat perhatian, perlakuan, dan pengayoman yang sama dari Kepala Negara,” tandasnya.

Ormas Islam Ingatkan Presiden untuk Serius Proses Hukum Ahok

Masih kata Zaenuddin, dengan tidak mengirim perwakilan untuk hadir di Istana, Persis ingin menunjukan empati kepada seluruh umat Islam yang kecewa dengan sikap presiden. Keengganan Jokowi menemui delegasi peserta aksi menimbulkan kekecewaan yang sangat dalam. Dia berharap agar sikap tersebut tidak terulang.

“Semoga sikap seperti itu tidak berulang-ulang dilakukan oleh kepala negara yang seharusnya menjadi pemimpin semua kalangan,” pungkasnya.

Pasca Aksi Damai Bela Quran Jumat 04 Nopember 2016, Presiden Joko Widodo mendatangi Kantor PP Muhammadiyah dan PBNU, selanjutnya mengundang beberapa organisasi Islam ke Istana Negara Rabu (09/11/2016) kemarin. Namun sayangnya, mengabaikan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (NPPF)- MUI yang merupakan penggagas Aksi Damai Bela Islam yang dihadiri lebih satu juta orang dan justru dinilai sibuk ke tempat lain. Sikap Presiden Jokowi ini banyak disesalkan umat Islam.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aksi Damai 411Aksi Damai Bela QuranIstana Merdekaistana negaraJokowiPenistaan al-QuranPersatuan IslamPersisPresiden Joko Widodo
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hari Pahlawan: PPI Turki Terbitkan Buku untuk Indonesia!
Tulisan selanjutnya Kasus Ahok, Pemuda Al-Azhar Berharap Presiden Memberi Contoh Kenegarawanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional

Berita
6 Juli 2026 15:04
Ormas Islam Tolak Kehadiran PM India ke Indonesia, Soroti Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Muslim
Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran
Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran

Terbaru

  • Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
  • Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital
  • MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia
  • MUI Matangkan Persiapan Kongres Umat Islam Indonesia VIII, Bahas Isu Strategis Keumatan dan Kebangsaan
  • BMIWI Gelar Milad ke-59, Canangkan Hari Majelis Taklim Nasional di Masjid Istiqlal
  • Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
  • Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris
  • Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM
  • Seorang Dokter Jerman Bunuh Sedikitnya 15 Pasien
  • TikTok Laporkan Penonaktifan 1,7 Juta Akun Anak ke Komdigi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?