Hidayatullah.com–Pimpinan Majelis Az-Zikra KH. Arifin Ilham menampik tudingan Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bahwa peserta Aksi Damai Bela Quran atau Aksi 411 mendapat uang Rp. 500.000.
“Aksi ini benar-benar lillah, tidak ada satupun yang dibayar,” ujar KH. Arifin Ilham kepada wartawan usai istighotsah dan doa untuk negeri, di Masjid Az-Zikra, Sentul, Jawa Barat, sebagaimana dikutip Islamic News Agency (INA) Jum’at (18/11/2016).
Di Media Australia, Ahok Sebut Peserta Aksi Damai 411 Dapat Uang Rp 500 Ribu
Menurut da’i yang dikenal dengan zikirnya ini, Aksi Bela Qur’an digerakkan oleh orang-orang yang ikhlas demi membela kemuliaan Al Qur’an. Untuk itu, para peserta pun rela mengeluarkan uang dari koceknya sendiri agar dapat ikut aksi.
Atas tudingan ini, Arifin Ilham turut mendoakan agar Ahok mendapat hidayah.
“Kita patungan (uang). Jauh dari fitnah. Tapi kita tidak marah dengan fitnah-fitnah. Mudah-mudahan Ahok dapat hidayah Allah,” tukasnya.
ACTA Laporkan Ahok ke Bareskrim soal Tuduhan Aksi 411 Bayaran
Seperti diberitakan sebelumnya, Majelis Azzikra menggelar istighotsah dan doa untuk negeri di Masjid Jami Azzikra, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat, (18/11/16) siang.
Gelaran ini diselenggarakan Majelis Az-Zikra sebagai bentuk rasa syukur atas penetapan status tersangka Ahok oleh pihak kepolisian.*/Pizaro