Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MUI Sumbar: Resah dengan Fatwa Laksana Buruk Muka Cermin Dibelah

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 Januari 2017 09:10 9:10 am
Ahmad
Dipublikasikan 20 Januari 2017 11:53
Bagikan
Ketua MUI Sumatera Barat, Gusrizal Gazahar.
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat (Sumbar), Buya Gusrizal Gazahar menyatakan, orang yang menganggap bahwa fatwa, khutbah, tausiyah, dan rekomendasi ulama sebagai penyebab rusaknya kebhinekaan, tidaklah jauh berbeda dengan sikap kaum musyrikin Makkah di masa jahiliyyah terhadap dakwah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wassallam.

Buya menyitir kalimat ‘Utbah Ibn Rabi’ah ketika meminta Rasulullah saw berhenti dari dakwahnya yang menyebut Nabi Muhammad telah membawa kepada kaumnya suatu perkara sangat besar yang memecah belah persatuan.

“Bila begini pemahaman Bhinneka Tunggal Ika yang hadir dalam pemikiran para penyelenggara negara, terpaksa harus dibongkar pasang susunan wawasan Nusantara yang dahulu pernah diterima,” ujarnya dalam pernyataan yang diterima hidayatullah.com.

Soal Fatwa MUI, Amien Rais Anjurkan Kapolri Berpikir sebelum Bicara

Buya mengungkapkan, Bhinneka Tunggal Ika adalah kemajemukan yang diakui eksistensinya dalam bingkai kesatuan bukanlah usaha untuk menghilangkan kemajemukan untuk mewujudkan persatuan.

Ia juga menegaskan, bahwa fatwa, khutbah, dan taushiyyah ulama adalah petunjuk yang diambil dari sumber ajaran Islam yakni Al-Qur’an dan Sunnah untuk umat Islam, bukan untuk umat lain.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Tugas penyelenggara negara untuk menjamin agar pesan itu sampai dan nyaman diamalkan oleh kaum muslimin. Ini merupakan amanat undang-undang dasar,” ungkapnya.

KAMMI Kecam Kapolri Terkait Fatwa MUI

Menurutnya, kelambatan dan kelalaian menyikapi yang menjadi penyebab resah dan gerahnya kaum muslimin. Bukan fatwa yang menjadi penyebab, tapi penolakan dan kecemasan penyelenggara negara yang justru menjadi pemicu keresahan.

Karenanya, terang Buya, kalau fatwa yang dijadikan kambing hitam keresahan bahkan sampai menuduh sebagai pemicu rusaknya kebhinnekaan, apa bedanya dengan ‘Utbah Ibn Rabi’ah yang menentang dakwah Rasulullah Shalallahu’ Alaihi Wassallam.

“Jawablah dengan sisa keimanan yang masih tertinggal di dalam hati tuan jika masih ada,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amien Raisberpikir sebelum bicarabicaraFatwa MUIGNPF-MUIIslam toleranmantan Ketua MPR RImayoritaspejabatsilaturahimTito KarnavianTokoh Reformasiumat Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya China Selidiki 50 Pabrik Produksi Makanan Palsu
Tulisan selanjutnya 22 Peserta dari 8 Negara Ikuti Musabaqah Hifdzil Qur’an se-Asia Tenggara di Tangerang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?