Hidayatullah.com- Ada pemandangan yang berbeda di kampung Pamahan, Jatiasih, Bekasi pada Sabtu, 25 Maret 2017 kemarin.
Sepenggal matahari bergeser dari ufuk timur, di wilayah bagian RW 08 kampung Pamahan itu tampak ramai. Biasanya, warga dapat berkumpul dan bertemu secara bersamaan hanya saat ada hajatan besar ataupun acara-acara tertentu saja. Namun, tidak untuk pagi itu.
Warga yang didominasi kaum hawa terutama ibu-ibu, serta anak-anak dan pria lanjut usia, berkumpul di serambi masjid Baiturrahman, Kampung Pamahan.
Bukan sedang menghadiri pengajian, tabligh akbar, ataupun majelis taklim. Melainkan mereka ingin memperoleh layanan kesehatan gratis dari Islamic Medical Service (IMS).
IMS merupakan sebuah lembaga kesehatan di bawah naungan Ormas Hidayatullah. Salah satu programnya yaitu memberikan layanan kesehatan keliling secara cuma-cuma alias gratis kepada masyarakat lapisan bawah.
Setelah beberapa hari sebelumnya pihak panitia–dalam hal ini pengurus masjid Baiturrahman–membagikan kupon ke masyarakat sekitar masjid, satu per satu warga terlihat datang dengan tertib untuk berobat ataupun hanya sekadar memeriksakan kondisi kesehatan tubuhnya.
Seorang tokoh masyarakat yang juga pengurus masjid Baiturrahman, KH. Akhmad Rohamin sangat bersyukur dapat terselenggara kegiatan sosial yang sangat bermanfaat tersebut.
“Alhamdulillah, acara ini bisa terlaksana dengan baik. Para jamaah masjid dan warga kampung Pamahan mendapatkan perhatian khususnya kesehatan mereka. Saya ucapkan terimakasih banyak bagi semua pihak yang terlibat seperti Hidayatullah, IMS dan BMH. Terimakasih sudah banyak membantu warga kami khususnya di RW 08, terutama warga RT 01, 02 dan 03. Semoga acara ini diberkahi Allah Subhanahu Wa Ta’ala sehingga tidak hanya berhenti pada hari ini saja, tapi juga bisa terus dilakukan secara rutin,” terang usia 63 tahun ini berharap.
Warga yang sebagian besar penduduk asli kampung Pamahan juga sangat antusias dengan adanya bakti sosial layanan kesehatan gratis dari IMS ini.
“Alhamdulillah, senang sekali rasanya bisa berobat gratis di sini. Sebab, kalau mau berobat ke rumah sakit, saya ini nggak punya duit. Jadi, baru sekarang saya bisa mengecek kesahatan saya. Alhamdulillah, tadi kata dokter saya tidak kenapa-kenapa, hanya kolesterol saja yang sedikit tinggi. Tadi saya juga sudah di kasih obat sama ibu dokter,” ungkap salah satu warga yang berobat, Liana dengan penuh bahagia.
Wanita usia 55 tahun yang bermukim di RT 02 Kampung Pamahan ini sangat berharap ke depannya kegiatan sosial yang seperti ini bisa diselenggarakan lagi.
Senada dengan itu, pria usia 58 tahun, Endang ini pun berharap semoga kerja sama dalam rangka untuk bakti sosial seperti ini dapat terjalin lebih baik lagi. Bahkan, bisa di laksanakan lagi di kemudian hari.
“Terimakasih banyak saya ucapkan kepada masjid Baiturrahman yang sudah mengadakan acara ini dan juga terimakasih kepada BMH maupun IMS yang sudah mau bekerja sama dengan masjid Baiturrahman. Sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik. Dan Alhamdulillah, berkat acara ini warga kami terutama RT 01, RT 02, RT 03, RW 08 sangat merasa terbantu sekali dengan adanya pengobatan gratis ini,” jelas warga RT 01, RW 08 yang juga ikut berobat dan periksa.
Dokter Eka Zafria mengungkapkan bahwa, jumlah warga yang datang berobat sebanyak 300 warga. Adapun rata-rata pasien saat itu mengeluhkan hypertensi, reumatik, ispa, flu, gatal-gatal, batuk dan demam.
“Tapi, ada juga beberapa hanya ingin mengetahui tekanan darah serta golongan darahnya. Alhamdulillah persediaan obat yang IMS bawa sangat memadai untuk menangani keluhan-keluhan warga. Kami tak menemukan penyakit yang harus membutuhkan penangan lebih lanjut. Hanya saja melihat kondisi yang tidak menentu seperti ini tentunya kami sarankan mereka senantiasa dapat menjaga kesehetan serta juga memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar,” jelas salah satu dokter yang ikut andil pada layanan kesehatan gratis dari IMS ini.
Pelayanan kesehatan gratis yang baru pertama kali dilaksanakan di wilayah Kampung Pamahan ini seakan terasa janggal bagi warganya. Sebab, kalau mereka ingin berobat biasanya datang ke dokter atau puskesmas.
Tapi, hari itu justru sebaliknya, dokter lengkap dengan perawat, apoteker dan obat-obatannya mendatangi mereka.
Ternyata, keluhan warga yang datang berobat sangat beragam di antaranya, seperti gatal-gatal, gangguan pada alat pendengaran, sakit persendian, batuk, flu, demam, dan lain-lain. Ada juga beberapa warga yang datang hanya sekadar ingin mengetahui tekanan darahnya.
Dalam layanan kesehatan gratis ini, IMS menurunkan tim medis yang terdiri dari 2 dokter, 3 apoteker, 2 perawat serta 2 orang relawan non medis. Alhamdulillah, acara yang dimulai sejak pukul 08.00, berakhir pukul 13.30 WIB serta berjalan dengan sukses dan lancar.
Hal ini tak lepas dari dukungan serta bantuan berbagai pihak, terutama oleh BMH dan Departemen Kesehatan DPW Hidayatullah Jabodebek yang menjadi pendukung utama terselenggaranya program Gerakan Peduli Sehat (GPS) ini.*