Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Adara Relief: Serangan Gas Beracun Rezim Assad di Khan Sheikhoun Terbutut sejak 2013

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 April 2017 07:34 7:34 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 April 2017 07:34
Bagikan
Jenazah anak-anak yang gugur dalam serangan gas kimia terhadap desa Khan Sheikhoun oleh Rezim Bashar al Assad
Bagikan

Hidayatullah.com–Lembaga kemanusiaan di Indonesia yang fokus membantu urusan anak dan perempuan, Adara Relief International, mengutuk serangan gas kimia beracun yang dilakukan oleh rezim Assad dan sekutunya Rusia, di wilayah Idlib, Suriah pada Selasa dini hari 4 April 2017.

Serangan ini, berdasarkan laporan Syrian Network for Human Right (SNHR), telah menewaskan 103 warga sipil dan lebih dari 600 orang mengalami luka. Sebanyak 33 anak-anak juga terbunuh dalam serangan misil yang ditembakkan melalui pesawat tempur.

Di wilayah Al Shamali yang terletak di kota Khan Sheikhoun City di Provinsi Idlib bagian selatan, serangan gas beracun telah membunuh 60 warga sipil,  termasuk diantaranya 11 perempuan dan 23 anak-anak. Sebanyak 200 orang juga menderita sesak napas akibat insiden itu.

Di Kota Salqin, Provinsi Idlib di bagian barat, korban pembunuhan massal naik hingga 23 orang, termasuk 14 diantaranya anak-anak dan 5 orang perempuan.

Baca: KAMMI Tuntut Jokowi-JK Bersikap atas Kejahatan Perang Assad

Korban yang terpapar gas kimia beracun tampak mengerikan, seperti kulit membiru pada korban sesak napas akut, peningkatan produksi air liur, penyempitan pupil yang mengakibatkan hilangnya kemampuan merefleksi cahaya, hingga melemah dan lumpuhnya otot-otot pernapasan yang berujung pada kematian.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ketua Adara Relief International, Nurjanah Hulwani menerangkan, serangan senjata kimia yang dilancarkan rezim Bashar al Assad dan sekutunya Rusia kali ini, merupakan serangan yang terburuk sejak tahun 2013.

Menurut PBB, lanjutnya, tipe senjata yang digunakan pada serangan udara di Idlib tersebut adalah jenis senjata yang dilarang oleh hukum internasional karena menunjukkan kebrutalan  yang tidak bisa ditoleransi.

“Bentuk kebrutalan diluar akal sehat yang terjadi di dunia modern, yang tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,” ungkap Nurjanah dalam rilisnya yang diterima hidayatullah.com, Jum’at [07/04/2017].

Ia mengajak seluruh masyarakat dunia internasional untuk menentang kejahatan yang dilakukan oleh rezim Assad beserta sekutunya, agar kejahatan ini diadili di pengadilan HAM internasional.

Baca: Massa Tuntut Presiden Jokowi Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Suriah

Kepada para pemimpin negara Timur Tengah, ia menyerukan agar bersatu dalam menyelesaikan konflik di Suriah dan menghentikan kebiadaban tiada henti yang  dilakukan oleh rezim Assad beserta para sekutunya.

Tak lupa ia mengajak kaum muslimin dan rakyat Indonesia untuk turut serta mengutuk dan menentang  serangan gas kimia beracun di Suriah yang melanggar hukum internasional. Ia juga mendorong segenap rakyat Indonesia untuk peduli  terhadap kejahatan  kemanusiaan yang terjadi di Suriah dengan melakukan sosialisasi, penggalangan dana dan doa tulus bagi rakyat Suriah.

“Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan  barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya,” tuturnya mengutip surat Al-Maidah ayat 32.

Ia yakin dengan hadits, “Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama ia menolong saudaranya.”*/Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Adara Reliefbashar al assadEropaGas SariniranKammiKhan SheikhounKota IdlibLiga Muslim Duniamilisi SYiahPBBPemimpin EropaPerang SuriahRabitah Alam Islamirusiasenjata kimiaSerangan Senjata KimiaTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Melihat Caravansaray dan Hotel Gratis di Era Keemasan Islam [1]
Tulisan selanjutnya Melihat Caravansaray dan Hotel Gratis di Era Keemasan Islam [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?