Hidayatullah.com– Menyikapi serangang gas kimia oleh Rezim Bashar Al-Assad dan sekutunya atas rakyat sipil di Idlib, Suriah, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menegaskan, Indonesia harus mengeluarkan sikap tegas atas peristiwa tersebut.
“Indonesia minimal harus melakukan penolakan yang sangat tegas, keras, mengutuk,” ungkapnya saat hidayatullah.com temui usai menghadiri sebuah acara di Kampung Rambutan, Jakarta Timur, semalam, Ahad (09/04/2017).
Baca: Adara Relief: Serangan Gas Beracun Rezim Assad di Khan Sheikhoun Terbutut sejak 2013
Karena, katanya, penyerangan tersebut bertentangan dengan prinsip-prinsip perdamaian internasional.
Menurut Hidayat, sebaiknya Indonesia segera melakukan tindakan terkait peristiwa yang telah menelan ratusan nyawa tersebut.
“Sebaiknya Indonesia melakukan tindakan yang lebih kongkret, lebih berani,” imbuhnya.
Baca: Aliansi Merah Putih Peduli Suriah Kutuk Serangan Gas Beracun di Idlib
Hal itu, sambungnya, untuk menghentikan eskalasi perang yang terjadi di Timur Tengah.
“Karena ini akan menghadirkan perang terbuka. Akan menghadirkan konflik yang berkepanjangan,” jelasnya.
Saat ini sudah terlihat harga minyak sudah naik, tensi juga semakin meningkat ke mana-mana, pungkasnya.* Ali Muhtadin