Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Soal Teroris Serang Syiah, Dinilai Pengalihan Isu Kasus Freeport

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Desember 2015 07:58 7:58 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Desember 2015 07:58
Bagikan
Luhut Binsar Panjaitan.
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerhati Kontra Terorisme, Harits Abu Ulya menilai jika Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolhukan) Luhut Binsar Panjaitan berlebihan membuat kesimpulan bahwa teroris ada rencana serang Syiah di Indonesia.

Hal itu Harist sampaikan menanggapai statemen dari Menkopolhukam yang menyebutkan bahwa adanya info dari Intel jika kelompok Syiah di Indonesia menjadi target kelompok teroris.

“Itu informasi ngawur dari intel pengikut Syiah atau isu tersebut dimunculkan untuk kepentingan tertentu,” kata Harist dalam rilis yang diterima hidayatullah.com, Kamis (03/12/2015).

Lebih lanjut, Harist menilai itu mungkin intel yang menjadi pengikut Syiah ditengarai memasok Menkopolhukam untuk ambil kesimpulan seperti itu. Namun, di balik itu lanjutnya bisa jadi merupakan cipta kondisi, pengalihan isu kasus Freeport atau preventif menjelang Natal dan Tahun Baru 2016.

“Dibalik itu bisa jadi adalah cipta kondisi, pengalihan isu Freeport atau preventif jelang Natal dan Tahun Baru 2016,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Jika mau obyektif dan akurat membaca lapangan bahwa potensi serangan itu potensinya kecil sekali. Meski sekelompok orang dari dulu ada minat ke sana,” ujar Harist.

Bahkan, menurut Harist, saat ini sudah ada aliansi umat Islam yang cukup intens sosialisasi bahayanya Syiah di beberapa daerah. Meskipun itu tidak berarti mereka berencana melakukan penyerangan secara fisik kepada kelompok Syiah.

“Waspadalah umat Islam, tidak usah terpancing,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, sebelum ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said menyebut adanya beberapa nama politisi berpengaruh di DPR dan pejabat namanya tersangkut dalam negosiasi perpanjangan masa kontrak dengan perusahaan tambang Freeport asal Amerika di Papua.

Menurut Sudirman nama-nama itu juga dikabarkan meminta jatah saham Freeport dengan mencatut nama presiden dan wakil presiden. Di antara nama yang dikaitkan adalah Ketua DPR Setya Novanto dan Menteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukan), Luhut Binsar Panjaitan.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Luhut Binsar PanjaitanMenkopolhukanMenteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanansyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Parlemen Restui Inggris Lakukan Serangan di Suriah, 2 Jet Tempur RAF Langsung Mengudara
Tulisan selanjutnya Pornografi Layar Kaca dan Derita Remaja Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?