Hidayatullah.com– Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) menyesali masih terdapatnya aktivitas lesbian, homoseksual, biseksual, dan transgender atau LGBT di Indonesia. Terutama pasca terungkapnya pesta homoseks bertajuk ‘The Wild One’ di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
“DPP IMM mengutuk keras, karena hubungan sesama jenis tidak sesuai dengan falsafah bangsa,” ungkap Sekretaris DPP IMM Fitrah Bukhari kepada wartawan, Senin (22/05/2017) di Jakarta.
Baca: Risi dengan Pengunjung Ruko Tempat Pesta Homoseks, Tetangga Pria Pernah Digoda Pria
Ditemui di sela Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) DPP IMM, Fitrah mengungkapkan, salah satu rekomendasi Rakornas IMM bahwa IMM menolak segala bentuk kegiatan LGBT karena tidak sesuai dengan falsafah bangsa.
“Negara Republik Indonesia berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, sehingga nilai-nilai yang tidak sesuai berlaku di NKRI harus diberantas, sudah selayaknya pesta-pesta semacam ‘The Wild One’ diberantas.
Penegak hukum tidak boleh berhenti hanya pada para peserta pesta, tapi juga harus meringkus jaringan serta komunitas gay yang memfasilitasi acara tersebut,” ungkap Fitrah sebagaimana rilisnya kepada hidayatullah.com.
Baca: Pesta Homoseks Digerebek, Polres: Operasi Cipta Kondisi Jelang Ramadhan
“Jangan pelakunya saja, tapi pemilik usaha, hingga komunitas yang sering meresahkan masyarakat harus ditangkap,” tambahnya.
Pesta homoseksual tersebut digelar di Ruko Kokan Permata Blok B 15-16 Kelapa Gading RT 15 / RW 03, Kelapa Gading Barat. Polisi melakukan penggerebekan pada pukul 19.30 WIB Ahad (21/05/2017) malam.
Sebanyak 141 pria diamankan dari pesta itu. Sejumlah barang bukti juga disita, di antaranya kondom dan uang tip untuk tarian striptis.*