Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Fahira Idris: Pemerintah Harus Memutus Hubungan Diplomatik dengan Myanmar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 September 2017 16:13 4:13 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 September 2017 13:45
Bagikan
Fahira Idris pada aksi peduli Rohingya di arena CFD, Bundaran HI, Jakarta, Ahad (03/09/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Wakil Ketua Komite III DPD RI, Fahira Idris, menyikapi aksi kekerasan yang menimpa etnis Rohingya di Myanmar.

Fahira menilai, yang paling penting sekarang adalah bagaimana masyarakat Indonesia menekan pemerintah Indonesia untuk turut berperan tegas mengatasi tragedi kemanusiaan Rohingya.

“Pemerintahlah yang hanya bisa memutuskan hubungan diplomatik. Saya mengimbau Presiden Joko Widodo agar memutuskan hubungan diplomatik terhadap pemerintah Myanmar dan menarik kedutaan besar kita di Myanmar,” ucap Fahira.

Hal itu ia katakan saat diwawancarai hidayatullah.com pada aksi peduli Rohingya di kawasan Car Free Day (CFD), Bundaran HI, Jakarta, Ahad (03/09/2017).

Baca: Aksi Peduli Rohingya, Komunitas Dakwah Jakarta Gambarkan Kekejaman Myanmar

Fahira pun menambahkan, Presiden harus tegas dalam menyikapi tragedi kemanusiaan tersebut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Negara ini didirikan yang mana di dalam pembukaan UU ’45, kita bukan hanya menginginkan kemerdekaan, tapi kita menginginkan kemerdekaan yang abadi, dan itu sudah dilakukan oleh pendahulu-dahulu kita,” ungkapnya.

Fahira pun menyindir peraih Novel Perdamaian Aung San Suu Kyi yang merupakan petinggi Myanmar.

“Sangat ironis, Aung San Suu Kyi diagung-agungkan menerima Nobel Perdamaian, akan tetapi Suu lebih kejam dari rezim militer sebelumnya,” ketusnya.

Sesungguhnya, kata Fahira, Aung San Suu Kyi meraih Nobel Perdamaian untuk membebaskan dirinya sendiri. Karena seseorang yang mengerti perdamaian, tidak akan melanggar hak asasi manusia.

“Seluruh ormas agar mendatangi Kedubes Myanmar untuk Indonesia untuk mengusir mereka dari negara ini. … Sampai mereka benar-benar keluar dari Indonesia,” seru Fahira.* Zulkarnain

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aung San Suu KyiEkstremis BuddhaFahira Idrisgenosida etnis Rohingyajunta militer MyanmarKekerasan Rohingyakrisis kemanusiaan RohingyamyanmarNobel PerdamaianPengungsi RohingyaRakhineRohingyatragedi kemanusiaan RohingyaWakil Ketua Komite III DPD RI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aksi Peduli Rohingya, Komunitas Dakwah Jakarta Gambarkan Kekejaman Myanmar
Tulisan selanjutnya Hidangan Khas Muslim Rusia di Hari Raya Idul Adha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?