Hidayatullah.com–Hari Raya Idul Adha di Rusia dirayakan dengan penuh sukacita. Perayaan ini identik dengan hidangan lezat di rumah-rumah keluarga muslim. Menu yang pasti dihidangkan tak lepas dari olahan daging hewan qurban, biasanya daging domba atau kambing, yang disajikan untuk semua orang.
Para keluarga muslim akan berbagi makanan kepada teman-teman mereka, tetangga, dan juga orang-orang miskin.
Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu hari besar umat Islam yang dirayakan di seluruh dunia. Perayaan ini dimulai pada tanggal 10 Zulhijah (bulan keempat setelah Ramadan) dan berlangsung selama 2 – 3 hari. Tahun ini, Idul Adha jatuh pada 1 September.
Pada hari raya ini, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan shalat Id bersama-sama di tanah lapang atau masjid, seperti ketika merayakan Idul Fitri. Setelah shalat, orang-orang akan melaksanakan penyembelihan hewan qurban untuk memperingati perintah Allah kepada Nabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya, Nabi Ismail.
Di Rusia, hewan yang dipotong biasanya adalah domba, tapi bisa juga kambing atau sapi. Pemotongan hewan qurban ini sarat dengan ritual penting. Banyak muslim mengatakan bahwa orang-orang yang beriman akan masuk surga dengan menaiki hewan qurban.
Selain itu, orang-orang dilarang untuk membuang daging qurban setelah perayaan, tapi, terus terang, ini tidak mungkin. Lagi pula, siapa yang bisa menolak hidangan daging tradisional yang baru dimasak? Hidangan yang dimasak pun tak dihabiskan sendiri oleh satu keluarga. Para keluarga muslim akan berbagi makanan kepada teman-teman mereka, tetangga, dan juga orang-orang miskin.
Di Rusia, hari raya ini disebut qurban Bayram. Kata “qurban” berasal dari bahasa Arab — qurban — yang berarti pengorbanan, sedangkan “bayram” berarti pesta dalam bahasa Turki, demikian kutip laman RBTH.
Saat hari Raya Idul Adha kemarin, ribuan umat Islam merayakan Hari Raya Idul Adha di Moskow pada 12 September 2016. Perayaan ini dimulai dengan melaksanakan ibadah shalat Id di masjid-masjid di kota Moskow.
Karena masjid-masjid di ibu kota Rusia tidak bisa menampung seluruh jamaah, banyak orang yang terpaksa harus melaksanakan shalat dan mendengarkan khotbah di jalanan di sekitar masjid.
Setelah shalat Id, orang-orang berbaris dan bersalaman, serta dan memeluk satu sama lain.
Usai melaksanakan shalat, ritual qurban pun dimulai. Otoritas Moskow telah menyediakan 14 lokasi penyembelihan hewan qurban.
“Ritual penyembelihan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan menunjukkan kasih sayang Allah Tuhan Yang Maha Esa, yang tak ingin manusia berperang menumpahkan darah,” kata Wakil Pertama Ketua Dewan Mufti Rusia Rushan Abbyasov kepada Rossiyskaya Gazeta.
Setiap tahun, ada banyak orang Rusia yang melakukan perjalanan ke Makkah untuk melaksanakan ibadah haji. Tahun ini, ada 15 ribu warga Rusia yang pergi Haji.
Presiden Rusia Vladimir Putin pun tak lupa mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha kepada seluruh warganya yang merayakan. “Selama berabad-abad, Hari Raya qurban telah berperan sangat besar dalam kehidupan umat Islam,” kata Putin. “Saya nyatakan dengan keyakinan bahwa muslim di Rusia menghormati tradisi spiritual dan merayakan Idul Adha secara luas.”
Tatarstan, Bashkortostan, Chechnya, Adygea, Karachay-Cherkessia, dan Krimea — wilayah-wilayah yang mayoritas penduduknya bergama Islam — telah menetapkan hari ini sebagai hari libur.*