Hidayatullah.com– Acara peringatan Milad ke-9 Ar-Rahman Qur’anic Learning (AQL) Islamic Center digelar hari ini, Sabtu (14/10/2017), di Balai Sarbini, Sudirman, Jakarta Pusat. Sesuai agenda, acara ini akan digelar mulai pukul 18.30 WIB sampai selesai. Pintu masuk acara dibuka mulai pukul 17.00 WIB.
Pimpinan AQL, Ustadz Bachtiar Nasir (UBN), menjelaskan soal tema acara peringatan Milad ke-9 AQL itu, “Fajar di Ufuk Indonesia”.
“Sesungguhnya fajar di sini revival, kebangkitan semangat Islam,” ungkapnya dalam konferensi pers acara itu di Balai Sarbini, Kamis (12/10/2017).
Baca: Milad ke-9, Besok AQL Gelar Acara “Fajar di Ufuk Indonesia”
Acara tersebut, sambungnya, sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini. “Karena baru-baru ini kita dengar demo besar lawan komunisme,” lanjutnya.
Padahal, katanya, kapitalisme telah lama menikam bangsa Indonesia.
Katanya, sebagian masyarakat telah berideologi materialisme dan kapitalisme sangat kuat.
“Sehingga ketika komunis akan masuk sebetulnya saya curiga apakah betul mempertahankan Ketuhanan Yang Maha Esa atau karena memang kapitalisme terganggu,” lanjut Ketua GNPF MUI ini.
Oleh sebab itu, kata UBN, acara AQL itu hadir dalam format entertainment, tetapi sekaligus secara substantif untuk menyampaikan ayat suci al-Qur’an dengan pendekatan berbeda, untuk pengolahan jati diri bangsa khususnya Pancasila.
Baca: Ketua GNPF Berharap, Ramadhan Jadi Momentum Kemenangan Umat Islam
Lebih dari itu, harapnya, Indonesia yang mayoritas umat Islam tentu berkewajiban untuk menjadi benteng terdepan dan terakhir dalam melindungi ideologi bangsa.
“Dalam momentum Milad AQL yang sedianya 1 Muharram, juga dalam rangka mengokohkan jati diri bangsa agar tidak menjadi kapitalis,” pungkas UBN.* Ali Muhtadin