Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Buku Diduga Berkonten LGBT, Penerbit Tak Hadiri Panggilan KPAI

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 Desember 2017 05:43 5:43 am
Ahmad
Dipublikasikan 29 Desember 2017 05:37
Bagikan
Buku diduga berkonten LGBT.
Bagikan

Hidayatullah.com– Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memanggil penerbit buku pelajaran untuk anak-anak yang diduga berisi konten lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) pada Kamis (28/12/2017) di Kantor KPAI, Jl Teuku Umar No 10-12, Menteng, Jakarta.

Namun, pihak penerbit buku tersebut, Pustaka Widyatama tidak datang ke KPAI tanpa konfirmasi.

Ketua KPAI Susanto mengatakan, pihaknya akan memanggil kembali penerbit mengingat buku tersebut menjadi kontroversi dan meresahkan orangtua.

KPAI, terangnya, akan menggali keterangan penerbit untuk mengklarifikasi isi buku yang dianggap tak patut tersebut.

“Karena dari kalimat-kalimat yang ditampilkan dalam buku tersebut diduga kuat mengandung unsur LGBT atau secara berani mengampanyekannya,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Orangtua Diminta Berhati-hati kampanye LGBT melalui Buku atau Tontonan

Karenanya, terang Susanto, KPAI mendesak penerbit untuk segera merevisi buku berjudul Balita Langsung Lancar Membaca tersebut dan KPAI meminta bukti revisi berupa sampel buku yang sudah dicetak dan direvisi.

“Juga mendesak penerbit untuk menarik buku yang masih ada di pasaran dan segera diganti dengan buku yang sudah direvisi,” ungkapnya.

KPAI, lanjutnya, akan ikut mengawasi buku-buku lain yang ditulis oleh lntan Noviana, hal itu dikarenakan Intan Noviana cukup produktif menulis buku anak-anak.

Dan jumlah bukunya yang sudah diterbitkan juga banyak, di antaranya Belajar Membaca Tanpa Mengeja (seri 1 dan seri 2); Sembilan Langkah Dalam 9 Hari Anak Balita Lancar Membaca dengan Metode Tanpa Mengeja; 1000 Anak Lancar Membaaca Tanpa Dieja, dan lain-lain.

Baca: Fenomena LGBT adalah Masalah Bersama

Untuk diketahui, berdasarkan hasil klarifikasi KPAI, buku berjudul Balita Langsung Lancar Membaca dengan metode BSB (Bermain Sambil belajar) yang ditulis oleh lntan Noviana dan diterbitkan Pustaka Widyatama merupakan anak perusahaan dari Mutiara Media (Media Pressindo Group).

“Pustaka Widyatama merupakan anak perusahaan yang khusus menerbitkan buku-buku penunjang pelajar bahasa, dan anak,” tutupnya. Sejauh ini belum ada klarifikasi dari pihak penerbit soal buku kontroversial itu.

Patut Diwaspadai

Sebelumnya, Rita Hendrawaty Soebagio dari Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia, mengingatkan para orangtua dan pengajar untuk terus waspada dengan segala propaganda yang dilakukan kelompok pro LGBT. Termasuk kata dia lewat buku, tontonan, dan sebagainya.

Beberapa waktu lalu, muncul kasus buku komik berjudul “Why? Puberty Pubertas”. Komik pengetahuan tentang pubertas untuk remaja ini diimpor dari Korea dan diterbitkan oleh Elex Media Komputindo. Buku yang dinilai ada ‘kampanye LGBT’ tersebut menimbulkan reaksi dari berbagai kalangan, khususnya para orangtua dan pendidik di Indonesia.

Baca: Kampanye LGBT dan Serbuan Film Barat

Rita mengungkapkan, kasus buku komik berjudul “Why? Puberty Pubertas” menjadi  bukti nyata kampanye LGBT dilakukan dalam segala bentuknya.

“Kasus buku WHY membuktikan bahwa pihak-pihak tertentu melakukan propaganda LGBT dalam berbagai cara dan bentuk,” ujarnya, sebagaimana diberitakan hidayatullah.com, 9 Agustus 2014.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:“Why? Puberty Pubertas”AILA IndonesiaAliansi Cinta Keluargabiseksualbuku anakbuku balitabuku LGBTElex Media Komputindogaykampanye LGBTKetua KPAIkomik LGBTKomisi Perlindungan Anak Indonesiakpailesbianlgbtlntan NovianaMedia Pressindo GroupMutiara Mediapenerbit bukupenerbit buku LGBTPustaka WidyatamaRita SoebagioSusantotransgender
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ceramah UAS Dibatalkan, Serikat Pekerja PLN Bilang Begini
Tulisan selanjutnya Kak Seto: Bahaya LGBT Serang Anak Sering Tak Diwaspadai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?