Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Fakta dan Data Terkait PHK Massal versi KSPI [2]

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 Februari 2016 12:14 12:14 pm
Ahmad
Dipublikasikan 16 Februari 2016 13:00
Bagikan
Aksi kuburan massal dan tabur bunga di Tugu Proklamasi, Jakarta, Kamis (02/01/2014).
Bagikan

Hidayatullah.com– Dalam jumpa pers di Hotel Mega Proklamasi, Menteng, Jakarta, Senin (15/02/2016), Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, membeberkan fakta dan data terkait kasus PHK secara massal.

Sebelumnya, diberitakan hidayatullah.com, Iqbal menjelaskan beberapa penyebab terjadinya PHK dalam suatu perusahaan. [Baca: Fakta dan Data Terkait PHK Massal versi KSPI [1]]

Selain itu, ia menyebutkan beberapa kategori perusahaan yang melakukan PHK dan jumlah karyawannya yang telah di-PHK hingga Februari 2016 ini.

Perusahaan kategori I, kata dia, pabriknya tutup baik ada rasionalisasi atau tidak. Di antaranya Toshiba yang mem-PHK sebanyak 865 orang.

Juga Panasonic Cikarang (480 orang), Samoin (1166 orang), Star Line (452 orang), Harly Burlton (205 orang), Sandos (200 orang), Novartis (100 orang), dan Mitsubishi KRM (200 orang).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kategori ini, kata dia, adalah perusahaan yang pabriknya sudah pasti tutup. “Yaitu dengan jumlah (total kategori I) PHK sebesar 3.668 orang,” katanya.

Untuk perusahaan kategori II, jelas Iqbal, data yang diperoleh KSPI adalah data karyawan yang di-PHK pada tahun 2015. Tetapi baru melapor pada akhir Januari 2016.

“Kategori II ini juga masuk PHK massal dan ada 4 perusahaan. Yaitu Philips Sidoarjo (800 orang), Panasonic Pasuruan (800 orang), Jaba Garnindo (4.700 orang), dan juga Ford Indonesia (2.000 orang). Jadi totalnya 8.400 orang yang di-PHK,” ungkapnya.

Sementara kategori III, jelasnya, yaitu perusahaan yang melakukan PHK secara sepihak, seperti Sun Star (271 orang), DMC TU (255 orang), dan Oksum (186 orang).

Untuk kategori IV, tambahnya, yaitu perusahaan dengan karyawan yang habis kontraknya tetapi tidak diperpanjang. Pada kategori ini ada sekitar 5.000-an orang.

“Dan kategori V yaitu perusahaan yang menawarkan pensiun dini kepada karyawannya. Jika semua ditotal pasti lebih dari 5.000 orang. Jadi bisa disebut PHK massal,” ujarnya.

Diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, KSPI menyebut Kementerian Ketenagakerjaan telah melakukan pembohongan publik dengan menyatakan bahwa data PHK hanya 1.347 orang.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:buruhkebijakan ekonomi jokowiKSPIPHK massal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cadar Dilarang Digunakan di Rumah Sakit dan Klinik Universitas Kairo
Tulisan selanjutnya Mengelola Emosi dan Cemburu [3]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?