Hidayatullah.com– Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) di Jakarta, Jumat (02/03/2018), berharap Kepolisian Negara RI serius menangani kasus penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.
Hal itu disampaikan Wapres JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, menanggapi adanya desakan untuk membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF).
“Yang penting Kepolisian kan itu serius, karena pada intinya TGPF itu juga tentu bersama-sama dengan polisi. Saya yakin Kepolisian itu serius, harus diberikan waktulah,” ujar Wapres JK lansir Antara.
Menurut Wapres, untuk mengungkap sebuah kasus memang memerlukan waktu, sehingga lamanya proses pengungkapan kasus penyerangan tersebut bisa terbilang wajar.
“Walaupun waktunya juga lama, saya harap itu Kepolisian serius, juga betul-betul dapat diselesaikan,” tambahnya.
Sebelumnya, penyidik KPK Novel Baswedan kembali meminta Presiden Joko Widodo untuk membentuk TGPF terkait pengusutan kasus penyerangan terhadap dirinya.
Mata Novel disiram dengan menggunakan air keras pada 11 April 2017. Namun sampai saat ini atau 10 bulan pasca penyerangan itu pelaku penyerangan terhadap Novel belum terungkap.
“Saya dan rekan-rekan, tim kuasa hukum, dan beberapa aktivis menyampaikan untuk dibentuknya TGPF. Kenapa? Itu adalah perhatian yang lebih, kami memberikan dukungan juga kepada penyidik Polri agar bisa mengungkap itu,” ujar Novel.*