Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Fahri: Sebaiknya Menag Lukman Undang UAS Ceramah di Istana

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 20 Mei 2018 14:22 2:22 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 20 Mei 2018 14:22
Bagikan
Fahri Hamzah
Bagikan

Hidayatullah.com– Dalam daftar 200 muballigh di Indonesia yang direkomendasikan Kementerian Agama, nama dai kondang asal Pekanbaru, Riau, Ustadz Abdul Somad (UAS) tidak termasuk.

Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR RI, menilai, seharusnya UAS diundang untuk berceramah di Istana Negara.

“Pak (Menteri Agama) Lukman Saifuddin sebaiknya justru undang Ustadz Abdul Somad ceramah di Istana biar terbuka wawasan. Memang ceramah beliau juga perlu hati yang bersih. Ramadhan ini bagus Istana belajar agama Islam biar ngerti cara membuat Islam sebagai rahmat dan kasih sayang,” ujar Fahri lewat kicauannya di Twitter, Sabtu (19/05/2018).

Baca: MUI: Rekomendasi Kemenag soal 200 Muballigh Tak Harus Diikuti

Ia mengatakan, “Di negara Muslim terbesar gini masak susah amat menerima Islam? UAS, Habib Rizieq, dan lain-lain semua anti teroris tapi semua punya hubungan jelek dengan Istana.”

Harusnya, menurut Fahri, para dai tersebut menjadi mitra lawan teroris, “eh malah dimusuhi dan dicurigai. Aneh, kan?”

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Fahri mengaku selalu ingin ada pemerintahan yang hubungannya baik dengan umat Islam; dengan ulama, dengan kiai, dengan keberagamaan cara melihat persoalan.

Itu yang dinilainya akan bikin bangsa ini besar. Tapi, jika mulai membangun kecurigaan, terhadap sekelompok apalagi semua, bahaya!

Baca: Ketum PP Muhammadiyah Kritik ‘200 Muballigh Rekomendasi Kemenag’

“Kecurigaan kepada umat Islam adalah proyek #WarOnTerror masa Bush JR (mantan Presiden AS, Red). Ini proyek gagal yang tidak saja bikin Amerika berantakan tapi dunia dipenuhi beban disharmoni antara agama dan negara.

Tolong Istana jangan terusin proyek gagal ini. Tekor!” ungkapnya.

Menurutnya, di Amerika, jumlah orang mati yang ditembak di ruang kelas, di mall, di pinggir jalan, dan lain-lain jauh lebih banyak dan lebih rutin. Pelakunya hampir enggak ada yang beragama Islam.

“Tapi #Islamophobia sudah kadung jadi wabah yang meresahkan. Apa kita mau bawa ke sini?”

Baca: Fahmi Salim Minta Namanya Dicabut dari 200 Muballigh Rekomendasi Kemenag

Ia mengatakan, ada pihak yang ingin menanamkan dalam benak bangsa Indonesia bahwa Islam mengandung elemen “teroris”. Dan itulah perjuangan mereka yang telah sukses menghancurkan dunia. Sekarang mereka mau kirim wabah itu ke Indonesia, melalui segala pintu.

“Misi mereka merangsek setahap demi setahap. Branding dilakukan, citra simbol agama babak belur, ulama dan habaib diadu domba, cadar, jenggot, jidat, dan lain-lain menjadi elemen identifikasi radikalisme dan mengarah kepada terorisme.

Islam yang berarti damai dikubur,” ungkapnya.

Fahri yang dikenal politisi kritis ini mengungkapkan, pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla telah salah langkah di awal kepemimpinan. Dan akhirnya kata dia, mereka pecah dan lelah melayani efek dari sengketa yang tak ada ujung pangkal.

“Lalu diledakkan oleh Ahok sampai lumat enggak karuan. Mau baikan sudah telat. Sayang sekali!” ungkapnya.

Baca: Kemenag Rilis Daftar 200 Nama Muballigh

Fahri menyinggung, mulai dari dikeluarkannya Perppu Ormas yang telah dipakai untuk membubarkan HTI dan mengancam ormas Islam lainnya, lalu kini klimaksnya Perppu Terorisme disiapkan untuk melakukan tekanan pada aktivitas masyarakat. “Ini awal sebuah bencana,” imbuhnya.

Namun biarlah karena menurutnya Perppu adalah aliran sebuah rezim. Dan jika memang rezim ini menghendaki sebuah ketegangan dengan agama ya apa boleh buat.

“Kita hanya mengingatkan, kita hanya memberi peringatan. Hasilnya mereka akan telan sendiri. Siapa berbuat harus tanggung jawab,” tegasnya mewanti-wanti.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI: Rekomendasi Kemenag soal 200 Muballigh Tak Harus Diikuti
Tulisan selanjutnya Anwar Ibrahim Temui BJ Habibie di Indonesia, Peringati 20 Tahun Reformasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Terbaru

  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?