Hidayatullah.com– Gempa NTB telah menimbulkan ratusan korban jiwa, ribuan terluka, dan puluhan ribu orang mengungsi. Sepekan pasca gempa terbesar 7 SR, Ahad (05/08/2018) lalu, masih banyak korban luka yang belum mendapatkan pengobatan dengan baik.
Laznas BSM, Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Islamic Medical Service (IMS), dan AQL Peduli bersinergi menyiagakan 24 Jam tim medis untuk korban gempa di Dusun Cupek, Sigar Penjalin, Tanjung, Lombok Utara.
Baca: Tanda Cinta Keluarga Palestina, Bangun Masjid Darurat untuk Korban Gempa NTB
Mereka menyiagakan posko kesehatan dengan 4 dokter ahli dan beberapa perawat, 2 dokter di antaranya selalu keliling ke posko-posko pengungsi.
“Hari ini saja ada lebih dari seratus pasien pengungsi yang datang ke posko kesehatan. Sedangkan tim medis lainnya telah mendatangi sekitar 11 posko pengungsian yang direncanakan nantinya ada 25 titik,” ujar Anwar, salah seorang tim medis dari Lazis BSM, semalam, Sabtu (11/08/2018).
Baca: Aksi Medis di Lombok, IMS: Pengungsi Belum Dapat Bantuan
Tim gabungan ini juga telah menyiagakan 5 unit ambulans dari BMH yang selalu beroperasi mengambil pasian korban gempa atau merujuk ke rumah sakit.*/ Sirajuddin Muslim
Baca: Pengungsi Korban Gempa Membutuhkan Tim Medis dan Obat-obatan