Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Narkoba Dinilai Mengancam Bonus Demografi Indonesia

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 12 September 2018 14:28 2:28 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 12 September 2018 14:28
Bagikan
Narkoba peredaran pandemi covid-19
Empat tersangka pengedar narkoba dipamerkan bersama barang bukti 40-an kilogram sabu di halaman gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (26/01/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Indonesia sedang mengalami bonus demografi saat ini. Namun kualitas bonus demografi tersebut dinilai sedang terancam oleh narkoba.

Anggota FPKS MPR RI Sutriyono mengatakan, praktek kejahatan narkoba saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Sebab narkoba mengancam struktur sosial masyarakat Indonesia yang saat ini mengalami limpahan penduduk usia produktif sangat besar.

“Indonesia sekarang ini sedang bonus demografi. Tinggal kualitasnya sedang mengalami tantangan, terbesar dari narkoba. Sebab penyebaran narkoba sudah luas sampai ke rumah dan sekolah,” ujar Sutriyono dalam Sosialisasi Empat Pilar di daerah pemilihannya, Pati, Jawa Tengah, semalam, Selasa (11/09/2018) lewat rilisnya kepada hidayatullah.com.

Sosialisasi Empat Pilar merupakan program MPR RI untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang Pancasila, Undang-Undang Dasar, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Menurutnya, pengedaran narkoba yang melibatkan jaringan internasional bertujuan untuk menghancurkan generasi muda Indonesia. Limpahan penduduk usia produktif yang besar berpotensi menjadikan Indonesia menjadi negara maju.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Pengungkapan sejumlah kasus besar narkoba oleh Polri, lanjut dia, menunjukkan tingkat pengedaran narkoba di Tanah Air sudah sangat mengkhawatirkan. Modus penyelundupan narkoba oleh jaringan internasional menggunakan berbagai medium dan alat.

“Peredaran narkoba ini harus menjadi agenda bersama. Perlawanan terhadap narkoba yang nyata-nyata dan merajalela menghancurkan generasi muda bangsa harus dilawan,” imbuhnya.

Dia meyakini, NKRI tetap akan kokoh menghadapi ancaman militer dari negara lain. Namun NKRI akan runtuh jika generasi mudanya sudah terjangkiti penyakit sosial salah satunya dari narkoba.

“Pemerintah harus memberikan perhatian besar masalah ini. Menjaga generasi muda pelanjut cita-cita kemerdekaan adalah perintah UUD. NKRI akan tegak dengan generasi muda yang tangguh. Pancasila harus kita jadikan benteng dalam menghalau bahaya narkoba yang hari demi hari makin membahayakan generasi muda,” pungkasnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bhinneka Tunggal Ikabonus demografidemografiFPKSMPR RInarkobaNarkotikaNKRIpancasilapenduduk Indonesiaperedaran narkobasindikat narkobasosialisasi empat pilar MPRSutriyonoUUD 1945
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Persoalan Ekonomi Diharapkan Jadi Tema Kampanye Pilpres
Tulisan selanjutnya Bersihkan Nama, Najib Razak Unggah ‘Bukti Sumbangan’ Rp1,4 Triliun dari Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

genosida bosnia
Berita

Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Berita
28 Agustus 2026 02:27
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?