Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Beda LIPI dan Jokowi Soal Kasus HAM di Papua

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Desember 2018 15:50 3:50 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Desember 2018 15:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Mantan Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr. Adriana Elisabeth, menyampaikan, LIPI sudah memetakan persoalan di Papua.

Salah satu masalahnya memang pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Kasus terorisme penembakan puluhan pekerja di Kabupaten Nduga belum lama ini, menurutnya seperti mengkonfirmasi temuannya di tahun 2009, bahwa kekerasan di Papua masih terjadi.

Ada 11 rekomendasi LIPI soal pemetaan masalah Papua yang disampaikan kepada pemerintah.

Dari 11 rekomendasi itu, kata Adriana, baru dua yang diadopsi pemerintah, yakni pembebasan tahanan politik (tapol) dan pembukaan akses jurnalis internasional mengunjungi Papua.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurutnya ini sudah sebuah kemajuan. Tapi tentu masih cerita panjang, kata dia, untuk mengatasi masalah yang ada di Papua.

Adriana menuturkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 15 agustus 2017, menunjuk tiga orang untuk menyiapkan dialog sektoral, guna membicarakan isu pembangunan khusunya ihwal kesehatan dan pendidikan.

Di sini ada perbedaan pandangan antara LIPI dengan tim Jokowi tadi.

“Tim itu lebih fokus pada isu pembangunan. Kalau LIPI, termasuk yang didialogkan adalah isu HAM,” tutur Adriana dalam diskusi publik kasus penembakan Paniai di kantor Amnesty Internasional Indonesia, Jakarta, Jumat (07/11/2018).

Sehingga menurutnya, ada kesan pemerintah mau mulai menyelesaikan persoalan Papua dari isu yang soft dulu, seperti pembangunan. Sementara isu HAM dianggap isu yang lebih berat.

Tapi Adriana terakhir mendengar ada keinginan pemerintah mau mengatasi dua masalah itu secara bertahap.

“Proposal LIPI agak berbeda. Kami bilang, tidak harus menunggu soft issue itu selesai. Tapi bisa mulai dari isu HAM,” ujarnya. “Tapi itu tadi saya bilang, ada kesan ketika bicara HAM, pemerintah pasti akan ada pada posisi yang salah.”

Itu yang menurut Adriana jadi menyulitkan penanganan masalah Papua. Ditambah lagi, kata dia, ada kerumitan dalam hal kewenangan di setiap kementerian lembaga.

“Komnas HAM aja sangat terikat dengan tugas dan fungsinya yang sangat terbatas. Sementara lembaga lain tidak merespons secara cepat. Itu menyebabkan kasus Paniai ini tertunda begitu lama,” ujarnya.

Padahal setelah itu, lanjutnya, ada kasus-kasus baru yang datang dan berulang. Terutama kejadian yang penuh kekerasan. Ini, kata dia, menjadi catatan penting pertama LIPI.

“Penting menghentikan kekerasan di Papua apapun alasan dan siapapun pelakunya harus ditindak tegas secara hukum,” tegasnya.* Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Adriana ElisabethHAMkekerasanLIPINdugaOPMPapuapenembakanterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Din Syamsuddin Bahas Pluralitas Keagamaan di Abu Dhabi
Tulisan selanjutnya LIPI: Pembangunan Tanpa Penyelesaian Kasus HAM Berkorelasi Negatif

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?