Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

LIPI: Pembangunan Tanpa Penyelesaian Kasus HAM Berkorelasi Negatif

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Desember 2018 05:14 5:14 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Desember 2018 05:14
Bagikan
Pasukan TNI bebaskan sandera di Papua.
Bagikan

Hidayatullah.com– Mantan Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr. Adriana Elisabeth memandang Papua tetap membutuhkan pembangunan infrastruktur. Karena bagaimanapun, kata dia, itu sangat berpengaruh pada kemajuan daerah Papua.

Namun, kata dia, pemerintah harus memahami, “Kalau pembangunannya saja yang dilakukan, tanpa penyelesaian HAM, korelasinya pasti negatif.”

Itu diucapkannya dalam diskusi publik kasus penembakan Paniai, Papua, di kantor Amnesty Internasional Indonesia, Jakarta pada Jumat (07/11/2018).

Baca: Sukamta: Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua itu Teroris

Adriana setuju dengan pendapat yang mengatakan pembangunan fisik merupakan salah satu upaya memenuhi HAM Papua dari segi ekonomi, sosial, budaya.

“Tetapi persoalan utamanya, itu (kasus pelanggaran HAM) belum pernah disentuh sampai hari ini,” kritiknya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Adriana mengingatkan, dulu, tak lama setelah dilantik, Presiden Joko Widodo pernah berjanji menuntaskan kasus penembakan di Paniai. Kesungguhan pemerintah dalam empat tahun ini untuk melunasi hutang itu, kata dia, sedang diuji.

“Yang menjadi catatan juga, karena Papua sudah ditangani langsung oleh Presiden Jokowi, pasti ekspektasi masyarakat jadi lebih tinggi. Jadi janji beliau ditunggu,” tegasnya.

Baca: Beda LIPI dan Jokowi Soal Kasus HAM di Papua

Dalam menangani kasus pelanggaran HAM di Papua, menurutnya, perlu ada komunikasi yang lebih baik dengan semua pemangku kepentingan, untuk duduk bersama dan membahasnya bersama-sama.

“Kasus terakhir di Nduga, ada korban, ada perusahaan, ada pemerintah daerah baik kabupaten maupun provinsi, ada aparat TNI, Polri, ada masyarakat. Mereka semua harus diajak bicara. Kalau tidak, saya khawatir akhir tahun 2019 akan terjadi lagi,” ujarnya.

Baca: Aparat Diminta Segera Tindak Aksi Terorisme di Papua

Satu hal yang menurutnya sangat mendasar saat membicarakan pelanggaran HAM, adalah bagaimana memulihkan pengalaman buruk yang dialami korban. Ini, kata dia, belum pernah dilakukan. Padahal itu membawa memori yang panjang tentang bagaimana kehadiran negara di Papua selama ini. “Gambaran kehadiran negara yang lebih banyak didominasi aksi-aksi represif tidak mudah dihilangkan dalam ingatan orang Papua,” ujarnya.

Ia berpesan kepada pemerintah baik pemerintah daerah Papua, TNI, dan Polri untuk selalu memberikan cara-cara yang lebih dialogis. Bagaimana isu HAM itu tidak diinterpretasikan selalu dengan cara-cara yang sama. Karena menurutnya itu malah tidak membukakan jalan mengatasi masalah.* Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Adriana ElisabethHAMkekerasanLIPINdugaOPMPapuaPembangunanpenembakan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Beda LIPI dan Jokowi Soal Kasus HAM di Papua
Tulisan selanjutnya Tak Pakai Dolar, India Bayar Minyak Iran dengan Rupe

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?