Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Soal Uighur, Fadli Zon: Diplomasi Zaman Jokowi Melempem

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Desember 2018 21:57 9:57 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Desember 2018 21:57
Bagikan
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon salah satu pembicara para diskusi media bertema "Mengungkap Fakta Pelanggaran HAM Terhadap Etnis Uighur" di Jakarta, Kamis (20/12/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meminta supaya pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas, jelas, dan tidak tinggal diam dengan adanya kasus diskriminasi yang menimpa etnis Muslim Uighur di Provinsi Xinjiang, China.

Fadli menilai tidak tepat jika pemerintah Indonesia memandang apa yang terjadi di sana sebagai isu domestik yang membuat negara di luar China tidak bisa ikut campur.

Baca: Amnesty: Diskriminasi China Terhadap Uighur Tak Bisa Dibantah

Ia menilai, jika seperti itu akhirnya Indonesia akan tidak bersikap aktif.

“Sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar saya kira kita harus berperan besar dalam solidaritas ini, meskipun tidak selalu terkait keagamaan tapi juga terkait persoalan kemanusiaan,” ujarnya dalam diskusi media bertema ‘Mengungkap Fakta Pelanggaran HAM Terhadap Etnis Uighur’ di Jakarta, Kamis (20/12/2018).

Baca: PERSIS Dorong Indonesia Berperan Aktif Memperhatikan Uighur

Kemudian, lanjut Fadli, pemerintah harus turut berperan karena Indonesia menganut politik bebas dan aktif, artinya secara konstitusi mengambil sikap pro aktif.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kita perlu mengaktualisasikan dengan menempatkan Indonesia aktif dalam perdamaian-perdamaian dunia. Salah satu dari politik aktif tidak bisa tinggal diam menonton ketika terjadi pelanggaran HAM di beberapa negara,” ungkapnya.

Baca: GUIB Demo Konjen China di Surabaya

Terkait persoalan ini, Fadli menyebut telah beberapa kali mengingatkan pemerintah, termasuk saat kasus pelanggaran HAM di Myanmar terhadap Muslim Rohingya. Namun, menurutnya, tidak ada keseriusan dari pemerintah.

“Sekarang ini satu penurunan dari diplomasi politik kita di zaman Jokowi yang sangat melempem, tidak menunjukkan kapasitas negara besar,” katanya.

“Dalam kasus Uighur kita harus mengambil sikap, karena yang terjadi di sana jelas tidak bisa diterima. Ada perlakuan diskriminatif terhadap umat Islam dan etnis Uighur yang ingin menjalankan keyakinan. Ada banyak laporan-laporan tentang itu,” pungkas Fadli.* Yahya G Nasrullah

Baca: MUI: Penindasan Uighur Bikin Hubungan Indonesia-China Bermasalah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaFadli ZonIndonesia-ChinaJoko widodoJokowiMuslim Uighurpenindasan uighuruighurWakil Ketua DPR
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amnesty: Diskriminasi China Terhadap Uighur Tak Bisa Dibantah
Tulisan selanjutnya Amnesty: Tuduhan Terorisme Atas Uighur Tidak Ditemukan Bukti

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?