Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Peringati Mosi Integral Natsir, MUI Usul 3 April Jadi Hari NKRI

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 April 2019 13:30 1:30 pm
Ahmad
Dipublikasikan 2 April 2019 13:30
Bagikan
moderasi islam beragama
KH Muhyiddin Junaidi semasa Ketua MUI Pusat di kantor MUI, Jakarta.
Bagikan

Hidayatullah.com– Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo agar 3 April diperingati sebagai Hari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal ini sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa pahlawan nasional Mohammad Natsir yang telah berperan dalam Mosi Integral Natsir yang disahkan pada 3 April 1950.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Muhyiddin Junaidi mengatakan MUI akan menyiapkan berbagai langkah terkait usulan tersebut.

“Nanti akan dibentuk tim panel khusus terdiri dari pakar-pakar, baik itu dari ormas dan pakar-pakar sejarah lainnya untuk melengkapi dan menyiapkan proposal yang akan diserahkan kepada pemerintah Indonesia,” kata Muhyiddin dalam acara Sarasehan bertajuk “Peran Umat Islam Dalam Mempelopori, Mendirikan, Mengawal dan Membela NKRI” di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta, Senin (02/04/2019).

Baca: Peringati Mosi Integral M Natsir, Jimly Usul “Hari NKRI”

Menurut Muhyiddin, jasa Mohammad Natsir pantas diperingati setiap tahunnya meski Natsir sudah ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Mohammad Natsir adalah seorang hamba Allah yang memiliki multitalenta. Beliau ini seorang pemimpin, seorang ulama, seorang politikus,” kata dia lansir Antara.

Dalam kesempatan itu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Prof Jimly Asshiddiqie menjelaskan Mosi Integral Natsir merupakan keputusan parlemen mengenai bersatunya kembali sistem pemerintahan Indonesia menjadi kesatuan yang digagas Natsir.

Dengan disepakatinya Mosi Integral Natsir pada 3 April 1950, maka artinya Islam tidak anti terhadap NKRI.

“Intinya ketentuan mengenai NKRI memuat kandungan ideologi, bukan pasal biasa. Dan ini semua merupakan peran dan jasa Pak Mohammad Natsir,” kata Jimly.

Baca: Ini Teladan M Natsir untuk Para Politikus

Jimly pun setuju dengan gagasan peringatan Hari NKRI. Namun demikian gagasan ini membutuhkan dukungan banyak pihak untuk mewujudkan ide peringatan Hari NKRI ini.

Menurut Jimly, karakter Mohammad Natsir sebagai tokoh bangsa hendaknya diteladani para politisi zaman sekarang.

“Integritasnya, ketegasannya, kesederhanaannya, keikhlasannya bekerja untuk bangsa dan negara. Itu penting,” katanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hari NKRIM NatsirMohamad Natsirmosi integral M NatsirMuhyiddin JunaidiNKRI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Paus Fransiskus Puji Maroko karena Menyokong Islam Moderat
Tulisan selanjutnya Muhammadiyah Berpaham Negara Pancasila Darul Ahdi Wasyahadah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?