Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

RI: Kemakmuran Umat Harus Diprioritaskan OKI 50 Tahun ke Depan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 2 Juni 2019 07:07 7:07 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 2 Juni 2019 07:07
Bagikan
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (RI) Retno LP Marsudi pada pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi ke-14 OKI (KTT ke-14 OKI) di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, Sabtu (01/06/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (RI) Retno LP Marsudi menyatakan bahwa kemakmuran umat harus menjadi prioritas dan fokus kerja Organisasi Kerjasama Islam (OKI) 50 tahun ke depan.

Hal itu disampaikan Menlu pada pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi ke-14 OKI (KTT ke-14 OKI) di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, Sabtu (01/06/2019).

Ada 3 visi 50 tahun ke depan OKI sebagai salah satu kekuatan untuk perdamaian dan kemakmuran yang disampaikan oleh Indonesia.

Pertama, kata Menlu, OKI harus terus memperkuat persatuan negara OKI.

Kata Menlu, konflik dan perbedaan yang terjadi di antara negara OKI hanya akan memperlemah kekuatan OKI. Perbedaan ini sejak dahulu bukan saja memperlemah kemampuan OKI dalam mengantisipasi tantangan yang dihadapi, namun juga telah memperlemah kredibilitas OKI.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Memperkuat rasa saling percaya dan dan persatuan antara negara OKI adalah hal yang krusial,” tandas Menlu.

Kedua, tambah Menlu, kemakmuran umat harus menjadi prioritas dan fokus kerja OKI 50 tahun ke depan.

Ia menjelaskan, negara Islam memiliki potensi yang luar biasa. 70% energi dunia dikuasai atau dimiliki oleh negara OKI. 40% sumber daya alam juga berada dan dimiliki oleh negara OKI. Negara OKI juga memiliki deviden demografi. Meskipun berbagai potensi yang dimiliki, penduduk negara OKI yang berjumlah 1.8 miliar hanya berkontribusi 8,25% total Gross Domestic Product (GDP) atau produk domestik bruto (PDB) dunia tahun 2017.

“Kerja sama di bidang pembangunan adalah hal penting yang harus menjadi agenda OKI ke depan. Kerja sama untuk mencapai agenda pembangunan berkelanjutan dan Program Aksi OKI tahun 2025 harus menjadi agenda umat kedepan” tegasnya dilansir Kemenlu RI.

Ketiga, kata Menlu, upaya untuk membantu Palestina harus dilipatgandakan.

Masa depan Palestina saat ini tidak semakin baik, bahkan sebaliknya semakin suram. Kekerasan masih terjadi di Palestina. Korban rakyat sipil masih berjatuhan. Pembangunan pemukiman ilegal di tanah Palestina juga terus berlanjut. Di saat yang sama, rekonsiliasi antara Hamas dan Fatah belum juga terwujud.

“Negara OKI harus bersatu untuk mendukung Palestina, Jangan sampai rakyat Palestina semakin terpuruk,” ungkap Menlu yang tampil berjilbab putih.

Menyikapi adanya proposal perdamaian antara Palestina-‘Israel’ saat ini, Menlu Retno sampaikan hal yang dinilai pentingnya proposal perdamaian, dimana katanya harus memenuhi 3 kriteria. Yaitu, sebutnya, inklusifitas (melibatkan pihak yang bertikai): komprehensif (tidak mengorbankan hak-hak politik Palestina); dan menghormati parameter yang telah disepakai secara internasional.

Di sela-sela KTT OKI ini, Menlu Retno bertemu dan melakukan kunjungan kehormatan dengan Presiden Afghanistan untuk membahas peran Indonesia dalam proses bina damai di Afghanistan.

Dalam kesempatan tersebut, Menlu Retno sampaikan Indonesia akan menggelar pertemuan Indonesia-Afghanistan Women Conference for Peace, dimana perempuan akan dijadikan motor dan agen perdamaian di Afghanistan. Selain itu, Indonesia juga akan menggelar pertemuan kedua Trilateral Ulama Conference di Indonesia dalam waktu dekat.

KTT ke-14 OKI di Makkah menghasilkan dua dokumen hasil, yaitu Final Communique dan Resolusi Palestina yang berisi posisi bersama dunia Islam terhadap isu-isu global yang dihadapi dan pengukuhan dukungan bersama terhadap perjuangan rakyat Palestina.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KTT OKIMenlu RIOKIpalestinaRetno LP MarsudiRI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saat Telinga Sakit…
Tulisan selanjutnya Serap Masukan soal RUU P-KS, DPR Gelar Lomba Orasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?