Hidayatullah.com– Penindakan hukum terhadap pelaku pembakaran masih belum maksimal. Oleh karena itu, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian akan beri ancaman dan penindakan terhadap pemain-pemain yang sering membakar hutan.
Kapolri mengatakan, siapapun punya hak melakukan penangkapan pelaku pembakaran hutan lalu diserahkan ke kepolisian.
“Siapa saja berhak tangkap tangan terhadap pelaku pembakaran untuk kemudian diserahkan kepada polisi,” ujar Tito, Senin (12/08/2019).
Hal itu ia sampaikan saat bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, Menteri LHK Siti Nurbaya, dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto memantau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan di provinsi Riau, Senin.
Rombongan tiba di Lanud Roesmin Nurjadi Pekanbaru dengan menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara. Gubernur Riau Syamsuar, Pangdam Bukit Barisan Mayjen Fadhilah, Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo, Danrem 031 Wira Bima Brigjen TNI Mohammad Fadjar turut menyambut kedatangan rombongan.
Pada kesempatan itu, Kepala BNPB dalam arahannya dalam memantau langsung pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau mengatakan, karhutla yang terjadi penyebabnya 99 persen dilakukan oleh manusia.
BNPB pun meminta kepolisian lebih berani dalam menegakkan hukum terhadap pelaku pembakaran tersebut.
“Solusinya melaksanakan operasi yang melibatkan pasukan gabungan dan bertugas melaksanakan Pencegahan, Penggalangan, dan Penertiban. Satgas ini ditempatan di daerah yang sering terjadi bencana, serta Polri harus lebih berani dalam penegakan hukum,” ungkapnya dalam siaran pers BNPB, Selasa (13/08/2019).
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga mendorong peningkatan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.
“Penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran agar lebih ditingkatkan dan kepada pemegang konsesi lahan agar tidak main-main dengan pembakaran hutan,” ucapnya, yang juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala BNPB yang dinilai secara terus menerus dan tidak henti-hentinya menangani bencana di setiap daerah.
Sementara Panglima TNI mengatakan, pihaknya akan menambah pemadaman kebakaran hutan lewat udara.
“Rencana pemadaman kebakaran hutan dengan menggunakan Hercules,” terangnya.
Selain dari sisi penegakan hukum, dinilai perlu dilakukan pembinaan terhadap masyarakat dengan menyentuh hatinya agar tidak membakar hutan. Kepala BNPB juga mendorong adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan memberikan bibit-bibit pohon dan polyback dari bahan singkong untuk ditanam.*