Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Menkominfo: Pendidikan Islam Harus Beradaptasi ke Paradigma Baru

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2019 18:28 6:28 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Oktober 2019 16:00
Bagikan
Menkominfo Rudiantara membuka Annual International Conference On Islamic Stuides (AICIS) 2019 yang digelar Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Selasa-Jumat (01-04/10/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebut bahwa pendidikan Islam harus bisa beradaptasi menghadapi perubahan zaman.

“Zaman telah berubah, semua urusan hidup kita sudah ada di ponsel. Pendidikan Islam harus beradaptasi untuk masuk ke dalam paradigma baru,” ujar Rudiantara di Jakarta kutip website resmi Kementerian Agama, Rabu (01/10/2019).

Hal itu disampaikan Menkominfo dalam sambutannya saat membuka Annual International Conference On Islamic Stuides (AICIS) 2019 yang digelar Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Selasa (01/10/2019) hingga Jumat (04/10/2019).

AICIS 2019 dihadiri tidak kurang 1.700 sarjana Muslim dari berbagai negara yang membahas dinamika Islam di era digital.

“Pengajaran saat ini tentu saja bukan hanya text book lagi. Generasi saat ini harus didorong kreatif dan selalu bertanya mengapa harus begini dan mengapa tidak begitu,” sambung Menkominfo.
Menurutnya, pendidikan Islam punya peran strategis sebagai imunisasi generasi muda menangkal hoax.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Karena jumlah lembaga pendidikan Islam yang besar, itu sangat potensial untuk mengambil peran,” tuturnya.

Sebelumnya, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan, Indonesia adalah negara Muslim berpengaruh di dunia dan selalu menjadi kajian utama tentang keislaman dan kultural.

Oleh karena itu, Kemenag katanya memprakarsai pertemuan sarjana Muslim sedunia itu agar studi Islam di Indonesia bisa lebih berperan untuk menjawab problematika keislaman dunia.

Menurutnya, setiap tahun dunia Islam mendapat tantangan baru yang harus selalu dijawab. Sehingga, Indonesia sebagai negara Islam terbesar di dunia harus menunjukkan kontribusi yang signifikan.

Di antaranya menurut Kamaruddin melalui ajang AICIS yang rutin diselenggarakan setiap tahun.

“Kami semua berkepentingan agar studi Islam selalu mengikuti perkembangan zaman dan tidak teralienasi dari dinamika sosial di masyarakat,” sebutnya.

Ia menilai,  AICIS bisa dimanfaatkan untuk menyebarkan gagasan populisme dan kedamaian dunia melalui forum diskusi dan resolusi yang dihasilkan.

“Para akademisi dan pakar keislaman memiliki posisi strategis dalam merumuskan bentuk respons yang positif terhadap berbagai dinamika yang ada,” sebutnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AICISKemenagMenkominfopendidikan islamRudiantarasarjana Muslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Danrem Wira Buana: Wamena Secara Umum Aman Terkendali
Tulisan selanjutnya BMH – Pos Dai Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Kerusuhan Wamena

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?