Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Wagub Sumbar Imbau Jaga Budaya Minangkabau dari Pengaruh Asing

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 November 2019 08:11 8:11 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 November 2019 08:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat, Nasrul Abit Datuak Malintang Panai mengimbau segenap pihak khususnya di Ranah Minang untuk menjaga budaya Minangkabau dari berbagai pengaruh negatif termasuk dari budaya asing dan gaya hidup modern.

Disebutkan bahwa dewasa ini budaya Minangkabau seperti telah kehilangan eksistensinya. Banyak generasi muda telah mulai meninggalkan budaya Minangkabau. Para generasi muda lebih cenderung peduli dan bangga dengan kebudayaan asing yang bebas masuk di Ranah Minang.

Bebasnya pengaruh informasi baik melalui internet khususnya media sosial serta gaya hidup modern, dinilai menjadi faktor utama yang memengaruhi moral, etika, gaya, pergaulan, dan cara berperilaku generasi muda.

“Inilah yang harus kita sikapi segera. Untuk itu perlu dukungan dari berbagai pihak, seperti pemangku adat, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, Alim Ulama, dan Cadiak Pandai menyiapkan bagaimana anak kemenakan kita itu betul-betul mampu mengemban tugas yang berat ini,” ujar Wagub Nasrul dalam sambutannya saat membuka acara pemilihan “Duta Budaya 2019” di Rocky Hotel Padang, semalam, Ahad kutip KBRN, Senin (11/11/2019).

Nasrul berharap, pada pemilihan duta budaya Sumbar ini, peserta harus memahami sejarah adat dan budaya Minangkabau, menguasai Ilmu agama Islam, mengetahui tentang adat, proses adat, etika, sikap, dan perilaku sesuatu aturan adat Minangkabau.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Yang paling penting para duta budaya bisa memperkenalkan budaya Minangkabau, dalam negeri maupun mancanegara,” ujarnya.

Diketahui bahwa falsafah masyarakat Sumbar adalah “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”.

Baca: Tokoh Minang Tegaskan Falsafah Masyarakat Sumbar “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”

Dalam sambutannya itu, Wagub juga menjelaskan mengenai sistem kekerabatan matrilineal yang menjadikan ciri khas tersendiri bagi Minangkabau, yang membedakannya dengan suku lain di Indonesia.

Minangkabau merupakan satu-satunya suku yang menganut sistem matrilineal di Indonesia. Maksudnya, setiap anak yang lahir baik laki-laki maupun perempuan secara langsung akan menjadi anggota keluarga suku ibu, karena di Minangkabau garis keturunan ditarik berdasarkan keluarga Ibu.

“Budaya kita tidak akan tergusur kalau diwariskan kepada perempuan, karena perempuan terus tumbuh berkembang, makanya kenapa setiap keturunan harus menganut suku ibu,” sebut Nasrul yang juga seorang Datuak dari Kaum Malintang Panai di Kabupaten Pesisir Selatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Gemala Ranti menyampaikan, gelar pemilihan duta budaya bertujuan agar para generasi muda bisa berpartisipasi dan berkontribusi aktif untuk daerah untuk menyampaikan informasi dan sosialisasi kepada masyarakat atas keberhasilan pembangunan kepariwisataan dan kebudayaan di Sumbar.

Di samping itu, juga untuk memberikan ruang kepada para pemuda atau pemudi yang memiliki potensi, bakat, dan kompetensi, supaya bisa bersama-sama membangun dunia kepariwisataan di daerah atas dasar nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang dimiliki.

“Ini bukan sekedar event biasa saja. Para peserta harus melalui tes dan pendidikan melalui mata pelajaran Budaya Alam Minangkabau yang ada juga bakal kami lakukan, agar kegiatan ini tidak sekedar seremonial biasa saja,” sebutnya.

Meskipun di tengah kemajuan teknologi yang semakin pesat ini, tidak membuat berbagai budaya daerah juga ikut tergilas keberadaannya.

“Karena kita ingin generasi milenial harus menjadi agen penerus dan pewarisnya di kemudian hari. Sebab, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga budaya kita,” tambah Gemala Ranti.

Kata Wagub, Pemprov Sumbar sangat mendukung kegiatan ini, karena merupakan bentuk kepedulian dalam melestarian budaya Minangkabau melalui pemilihan duta budaya dari generasi muda, agar tidak terkikis oleh zaman.

“Saya ingin duta budaya ini bisa sebagai kader yang kuat dalam menggali dan menjaga kelestarian budaya Minangkabau ke depannya,” sebut Wagub.

Turut hadir dalam acara itu antara lain Ketua BKOW Wartawati Nasrul Abit, Artis Minang kawakan Uni Elly Kasim, kepala OPD se Sumbar dan para undangan duta Budaya mulai dari 2017-2018 se-Sumbar.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Adat Basandi Syarak Syarak Basandi KitabullahmatrilinealminangMinangkabauNasrul Abit Datuak Malintang PanaiRanah MinangSumbarWagub Sumbar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Semangat Pagi
Tulisan selanjutnya BUMN jabatan generasi muda muslim MUI Pusat: Imbauan MUI Jatim soal Salam Lintas Agama Sudah Tepat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?