Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Wapres Ma’ruf: Perubahan Jangan Hilangkan Tradisi yang Baik

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 November 2019 08:39 8:39 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 November 2019 08:39
Bagikan
kesehatan syariah
Wapres Ma'ruf Amin
Bagikan

Hidayatullah.com– Menurut Wakil Presiden Ma’ruf Amin, perubahan di era Revolusi Industri 4.0 harus berlangsung dengan tetap menjaga tradisi yang baik yang sudah ada sejak lama di Indonesia. Hal ini diingatkannya di kediaman Habib Hilal Alaidid di Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, DIY, semalam, Ahad (24/11/2019).

“Tradisi yang lama yang baik jangan dihabisi, tetapi dijaga. Kecenderungan mendisrupsi apa yang lama harus kita tangkal, jangan sampai yang lama yang baik itu hilang,” ujar Wapres dalam sambutannya pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bertajuk “Indonesia dalam Cinta dan Harmoni” itu kutip Antaranews.

Walau begitu, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini tak menampik bahwa di era Revolusi Industri 4.0 perubahan memang harus dilakukan dengan cepat.

Akan tetapi, kecepatan itu harus tepat, terukur, dan bermuara pada hasil yang bermanfaat.

“Walaupun cepat, harus tepat, harus baik, dan terukur serta menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” ujar Kiai Ma’ruf yang juga Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurutnya, prinsip menjaga tradisi yang lama yang baik, sesuai dengan prinsip Nahdlatul Ulama (NU). Meskipun, prinsip tersebut masih dilanjutkan dengan melakukan perubahan atau transformasi dengan hal yang baru yang lebih baik.

Menurutnya, upaya perubahan harus tetap berada pada koridor kebangsaan dan kenegaraan.

Perubahan katanya tak boleh melampaui dan menghilangkan kesepakatan-kesepakatan yang sudah dibuat oleh para pendiri bangsa, khususnya Pancasila, UUD 1945, dan NKRI.

Pada konteks perubahan itu, Ma’ruf mencontohkan, tak boleh melampaui batas dengan mengubah NKRI sebagai konsep final menjadi khilafah.

“Boleh kita berdebat, boleh kita mencari mana yang terbaik. Tetapi kalau sesuatu yang diperdebatkan, yang diingkari itu sudah disepakati maka tidak boleh,” sebutnya.

Dalam acara ini, turut hadir Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar; Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani; putri Mantan Presiden RI KH Abdurrahman Wahid, Yenni Wahid; Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas, beserta para habib dan kiai di Yogyakarta.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ma'ruf AminNUperubahanrevolusi industri 4.0tradisiWapres
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LP Paledang Terbantu atas Pelatihan Hukum dari DRDR
Tulisan selanjutnya Hadirkan Suasana Surga dalam Keluarga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?