Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Menristek: SDM Indonesia Tak Pernah Dipaksa Berinovasi karena Keenakan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Desember 2019 10:14 10:14 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Desember 2019 10:11
Bagikan
Menristek Bambang Brodjonegoro
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro mengingatkan bahwa Indonesia harus menjadikan inovasi sebagai jalan untuk menjadi negara maju.

Menurut Bambang, sumber daya alam (SDA) Indonesia yang melimpah berdampak pada sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang keenakan hingga akhirnya tak pernah dipaksa untuk berinovasi.

“Berdasarkan pelajaran sejak zaman SD kita terus dijejali pemahaman Indonesia kaya sumber daya alam,” katanya di Padang, Sumatera Barat.

“Akan tetapi karena kaya dengan sumber daya alam tersebut sumber daya manusia Indonesia tidak pernah dipaksa melakukan inovasi karena keenakan,” katanya lagi dalam Rapat Kerja Satuan Pengawas Internal Perguruan Tinggi Negeri dan LL Dikti se-Indonesia dengan tema Peran Satuan Pengawas Internal dalam Mengawal Perubahan Organisasi Kementerian, Senin malam kutip Antaranews, Selasa (10/12/2019).

Di sisi lain, Menristek mengingatkan bahwa jangan sampai ada inovator atau peneliti yang dipenjara karena minimnya pemahaman terkait aspek hukum.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sehingga, ia menilai seorang inovator harus berhati-hati dalam melakukan penelitian hingga hilirisasi riset.

“Kita tidak ingin inovasi yang dilahirkan dari kampus, tapi karena kurang pemahaman dosen dari sisi hukum dan kurang pendampingan pada aspek keuangan akhirnya masuk penjara,” ungkapnya.

Bambang menilai, jika ada kasus seperti itu, maka akan menyurutkan minat orang untuk menjadi inovator. Sebab, saat melahirkan inovasi yang bagus, namun karena cuma ada masalah prosedur atau keuangan ujungnya malah berakhir di penjara. “Itu sangat tidak kita inginkan,” ujar Bambang.

Menurutnya, pihaknya ingin lebih banyak inovasi yang lahir. Hal itu katanya hanya dapat tercipta kalau ada suasana yang nyaman dan tenang tanpa dibayangi ketakutan. “Bagaimana orang akan bisa kreatif kalau berada dalam kondisi stres dan takut,” sebutnya.

Oleh karena itu, Menristek mengingatkan Satuan Pengawas Internal perguruan tinggi harus menyiapkan rambu-rambu supaya tak ada dosen atau sivitas akademika yang masuk ke persoalan pidana.

Tugas Satuan Pengawas Internal perguruan tinggi, jelasnya, membuat dosen tidak takut meneliti dan memahami prosedur yang harus disiapkan dan dilakukan. “Mari bekerja sama menyiapkan rambu-rambu dan mencegah permasalahan hukum yang bisa membelit dosen,” pesannya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bambang BrodjonegorodoseninovasiMenristekpenelitianRisetSDASDM
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ustadz Abdurrahman Imbau Pemuda Beridealisme Kuat Bangun Indonesia
Tulisan selanjutnya Menag: Halal Baik Bagi Muslim dan Non-Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?