Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Koalisi Masyarakat Siapkan Jamu Antidiare untuk Komisioner KPK

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Januari 2020 08:25 8:25 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Januari 2020 08:25
Bagikan
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Bagikan

Hidayatullah.com– Koalisi Masyarakat Sipil dalam agenda kunjungan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (15/01/2020) menyiapkan jamu antidiare untuk diberikan kepada pimpinan KPK.

Pemberian sumbangan jamu antidiare itu dilakukan dengan tujuan supaya KPK menuntaskan kasus dugaan korupsi yang melibatkan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Untuk memastikan bahwa KPK akan menuntaskan kasus OTT komisioner KPU,” kata Ray Rangkuti selaku perwakilan koalisi di Jakarta kutip INI-Net, Rabu pagi,

Lokasi acara tersebut bertempat di Kantor KPK, Jakarta Selatan. Koalisi Masyarakat Sipil juga beranggotakan Abdul Ficar Hadjar, Jeirry Sumampow, Badi’ul Hadi, Kaka Suminta, Arif Susanto dan Arif Nur Alam.

Pemberian jamu antidiare kepada lembaga antirasuah itu terkait sikap Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto soal isu suap Pergantian Antar Waktu (PAW) yang menyeret Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sekjen PDIP Hasto adalah tokoh yang dicari untuk diminta konfirmasi. Sekjen PDIP Hasto sempat menghindari wartawan dalam Rakernas PDIP di Kemayoran, Jakarta, baru-baru ini.

Akan tetapi, Sekjen PDIP Hasto beralasan dirinya sedang diare dan pulih berkat jamu antidiare.

Sebelumnya, menurut Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Kurnia Ramadhana, ada indikasi pimpinan PDIP melindungi Harun Masiku yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi suap PAW di DPR. Hal ini dapat dilihat dari upaya penghalangan tim KPK menggeledah Kantor DPP PDIP pada Kamis (09/01/2020).

Kurnia menegaskan bahwa semua masalah itu bersumber dari UU KPK hasil revisi yang mengharuskan penggeledahan izin Dewan Pengawas. Padahal, dalam UU KPK yang lama, KPK bisa melakukan penggeledahan dengan cepat tanpa harus izin dewas terlebih dahulu.

“Tapi, hari ini justru Dewan Pengawas itu sendiri yang menjadi hambatan utama dari proses penegakan hukum di KPK. Jadi, PDIP harusnya bisa memberikan data terkait yang relevan kepada KPK dan kooperatif jika ada pihak-pihak diduga terlibat untuk kooperatif terhadap penegakan hukum yang sedang berjalan di KPK,” ujarKurnia lewat keterangannya di Jakarta, Selasa (14/01/2020).*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:diarejamuKoalisi Masyarakat SipilKorupsiKPKKPUOTT
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Orang Miskin Menghadapi Lingkungan yang Semakin Keras
Tulisan selanjutnya Gekanas Nilai Omnibus Law Cilaka Lemahkan Pekerja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?