Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Orang Miskin Menghadapi Lingkungan yang Semakin Keras

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 15 Januari 2020 07:45 7:45 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 15 Januari 2020 07:45
Bagikan
[Ilustrasi] Warga miskin memulung sampah di sebuah kali di Jakarta.
Bagikan

Hidayatullah.com– Orang miskin saat ini semakin sulit untuk mengalami mobilitas vertikal dari kelas bawah menuju kelas menengah pada status pekerjaan dan pendapatan dalam siklus hidupnya.

Pada saat berbarengan, anak-anak dari keluarga miskin semakin sulit untuk menyamai, terlebih melebihi, status ekonomi dan sosial orangtuanya.

Demikian pemaparan hasil riset Institute For Demographic and Poverty Studies (IDEAS) yang disampaikan di Jakarta, Selasa (14/01/2020).

“Orang miskin hari ini menghadapi lingkungan yang semakin keras. Orang miskin hari ini juga adalah orang miskin kemarin, dengan menanggung berbagai keterbelakangan yang kronis. Mereka menghadapi kekurangan sumber daya dan kesulitan yang terus berlipat dari hari ke hari, menghadapi kesulitan yang persisten, sejak usia dini hingga tua, menanggung keterbelakangan ekonomi dan sosial, yang terwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya,” kata Peneliti IDEAS Siti Nur Rosifah dalam rilis diterima hidayatullah.com semalam.

Baca: IDEAS: Kekuatan Kapital Mendominasi Sistem Politik Indonesia

Disebutkan, transisi dari miskin ke kelas menengah merupakan proses yang sulit dan berliku. IDEAS mencoba melakukan simulasi kenaikan garis kemiskinan dua kali lipat guna memastikan bahwa kelompok miskin benar-benar telah sejahtera, terlihat jelas bahwa jauh dari mudah bagi kelompok miskin untuk naik ke kelas sosial yang lebih tinggi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dengan standar kemiskinan yang lebih tinggi, dari 2.120 anak yang besar di keluarga miskin pada 1993, hanya 57,8 persen di antaranya yang mampu naik ke kelas yang lebih tinggi pada 2014. Sementara 42,2 persen di antaranya tetap miskin.

Dan dengan standar kemiskinan yang lebih tinggi, dari 1.612 anak yang besar di keluarga tidak miskin pada 1993, hanya 80,7% di antaranya yang mampu bertahan sebagai kelas menengah di 2014.

Baca: DPR Minta Pemerintah Serius Sejahterakan Rakyat secara Merata

MenurutNur Rosifah, berdasarkan data yang dihimpun oleh IDEAS dari IFLS (Indonesia Family Life Survey) pada rentang 21 tahun (1993-2014), ditemukan bukti empiris bahwa kelompok kaya jauh lebih mampu mempertahankan kesejahteraannya dibandingkan kemampuan mobilitas vertikal si miskin.

“Dari 3.319 anak yang besar di keluarga tidak miskin pada 1993, 96,6 persen di antaranya mampu menjaga tingkat kesejahteraannya dan tidak miskin pada 2014. Hanya 3,4 persen di antaranya yang jatuh menjadi miskin. Si kaya memiliki peluang jauh lebih besar untuk mempertahankan dan meningkatkan kesejahteraan ekonominya dibandingkan si miskin,” ujarnya.

Menurutnya, pandangan umum menyatakan bahwa keberhasilan ekonomi seseorang ditentukan oleh kecerdasan, keahlian, kerja keras dan keberanian mengambil resiko usaha.

“Namun pada kenyataannya, kekayaan yang diwariskan keluarga, orangtua, dan lingkungan keluarga, serta koneksi dan jaringan sosial, memiliki pengaruh yang lebih kuat,” sebutnya menekankan.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:demokrasiekonomikapitalkapitalismeoligarki ekonomipolitikYusuf Wibisono
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Proses Pengajuan Izin Baru PPIU Akan Pakai Sistem Online
Tulisan selanjutnya Koalisi Masyarakat Siapkan Jamu Antidiare untuk Komisioner KPK

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Berita
12 Oktober 2026 23:35
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?