Hidayatullah.com– Siapa pengganti KH Salahudin Wahid (Gus Solah) sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, hingga saat ini belum terjawab kepastiannya.
Menurut salah seorang pengurus PP Tebuireng Jombang, Teuku Azwani, saat ini belum ada pembicaraan lanjutan membahas tentang pengasuh pesantren selanjutnya pengganti Gus Solah.
Pihak keluarga (dzuriyah) pondok saat ini masih berkonsentrasi untuk kegiatan doa, mengingat belum tujuh hari wafatnya Gus Solah.
“Pastinya setelah acara tahlilan tujuh hari selesai. Resminya juga menunggu musyawarah keluarga,” ujar Azwani di Kabupaten Jombang, Jawa Timur dikutip dari Antara, Selasa (04/02/2020) terkait siapa pengganti Gus Solah sebagai Pengasuh PP Tebuireng.
Baca: Gus Solah, Sosok Tengah
Gus Solah wafat pada Ahad (02/02/2020) malam di RS Harapan Kita, Jakarta, setelah menjalani operasi penyakit jantung. Tokoh Nahdlatul Ulama ini dimakamkan di kompleks PP Tebuireng, Jombang, Senin (03/02/2020).
Gus Solah adalah Pengasuh PP Tebuireng yang ketujuh mulai 2006 sampai 2020, sejak generasi sang kakek KH Hasyim Asyari (1899-1947). Gus Solah merupakan adik kandung mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ia lahir di Jombang pada 11 September 1942 dari pasangan suami istri, KH Wahid Hasyim dan Hj Solichah.
Untuk peresmian pengasuh yang baru, dimungkinkan juga akan dilakukan dengan mengundang sejumlah tokoh nasional, merujuk dari pelantikan Gus Solah dari pengasuh sebelumnya yang juga pamannya, KH Yusuf Hasyim. Saat itu, tahun 2006, peresmian Gus Solah untuk memimpin PP Tebuireng juga dihadiri banyak tokoh untuk menjadi saksi.
“Seingat saya ketika Gus Solah menjadi pengasuh pesantren dari sebelumnya KH Yusuf Hasyim ada tokoh yang hadir,” kata Azwani.
Beredar kabar bahwa KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin akan menggantikan almarhum Gus Solah memimpin PP Tebuireng. Azwani mengakui bahwa almarhum Gus Solah memang sudah mempunyai wakil yakni Gus Kikin.
“Itu sudah empat tahun lalu,” ujarnya.
Baca: Para Tokoh: Gus Solah Guru Bangsa dan Ulama Panutan Umat
Menurutnya, Gus Kikin memang punya peluang besar menggantikan posisi Gus Solah sebagai pengasuh PP Tebuireng. Gus Kikin selama ini sering menemani Gus Solah di berbagai aktivitasnya. Gus Kikin pun telah ditunjuk menjadi wakil pengasuh dalam rapat keluarga.
Akan tetapi, pembahasan terkait itu dilakukan 4 tahun lalu, dimana sebelumnya telah dilakukan musyawarah keluarga. Dari hasil musyawarah keluarga, nama Gus Kikin muncul dan saat itu Gus Kikin pun mengatakan kesanggupannya untuk mengasuh pesantren. Untuk saat ini, dipastikan pula akan kembali dilakukan musyawarah keluarga.
Sementara itu, mengenai situasi di PP Tebuireng pasca pemakaman Gus Solah, kata Azwani masih banyak warga yang datang ke pesantren tersebut untuk takziah. Selain datang siang hari, banyak juga pengunjung pada malam hari.
Selama sepekan ini digelar kegiatan tahlilan di PP Tebuireng. Warga turut berpartisipasi di dalamnya. Dalam satu hari, dilakukan dua kali tahlilan yaitu bakda maghrib yang diikuti para santri dan bakda shalat isya yang diikuti santri dan warga. Para jamaah memenuhi halaman pesantren dalam kegiatan tersebut.
“Kiriman bunga ucapan duka cita masih banyak hingga sekarang ini, memadati kiri dan kanan jalan mulai dari Desa Cukir sampai dengan Desa Kwaron (Kabupaten Jombang),” sebut Azwani.*