Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Wantim MUI: Umat Islam Paling Toleran, Tak Adil Dijadikan Objek Isu Radikalisme

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Juli 2020 20:47 8:47 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Juli 2020 20:47
Bagikan
Waka Wantim MUI Didin Hafidhuddin di Jakarta.
Bagikan

Hidayatullah.com– Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) meminta semua pihak untuk tidak memunculkan isu radikalisme di tengah pandemi Covid-19.

“Wantim mengharapkan pada semua pihak agar jangan sampai memunculkan isu radikalisme di saat kita sedang menghadapi musibah Covid-19 dimana bangsa dan negara kita harus bersatu padu karena persoalan yang berkaitan dengan Covid-19,” kata Wakil Ketua Wantim MUI Prof Didin Hafidhuddin dalam rapat pleno Wantim MUI ke-68 secara virtual, Selasa (28/07/2020).

Didin mengaku sangat prihatin dengan kembali dimunculkannnya isu radikalisme yang kemudian ujungnya adalah menyudutkan umat Islam, bahkan juga tokoh-tokoh Islam.

Padahal, Didin mengatakan, Idham Azis (Kapolri saat ini) pada waktu fit and proper test di DPR sebagai calon Kapolri pernah menyatakan bahwa radikalisme tidak ada kaitannya dengan agama apa pun.

“Radikalisme bersifat perorangan, bersifat kelompok, juga ada pada berbagai macam bidang radikalisme dari ekonomi, misal penguasaan aset-aset ekonomi yang sangat tidak adil yang ada kedzaliman dalam ekonomi, maupun juga radikalisme dalam bidang yang lain,” jelasnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Din: Selesaikan Dulu Akar Radikalisme yaitu Ketidakadilan Ekonomi, Hukum, Politik, Sosial

Didin pun berharap agar semua pihak tidak memunculkan isu radikalisme saat ini. Apalagi hingga menyangkutpautkan umat Islam pada radikalisme.

“Oleh karena itu, tidak ada gunanya, dirasakan tidak adil oleh umat Islam kalau kemudian isu radikalisme kemudian ditunjukkan objeknya adalah umat Islam, bahkan objeknya adalah tokoh-tokoh Islam,” ujarnya.

Ia menilai, dengan toleransi dari umat Islam, membuat bangsa dan negara Indonesia ini jadi kuat.

“Kita menyadari bahwa Islam agama yang damai dan umat Islam di Indonesia adalah umat yang paling toleran, tidak mungkin bangsa dan negara ini akan kuat kalau tanpa toleransi dari umat Islam,” terangnya.* Azim Arrasyid

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Didin Hafidhuddinislamradikalismetolerantoleransiumat IslamWantim MUI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tambah Lagi, 25 Santri Gontor Sembuh dari Covid-19, Hanya 4 Hari di RS
Tulisan selanjutnya Khutbah Pertama di Ayasofya: Hari Kehormatan dan Kerendahan Hati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam

Berita
12 September 2026 17:00
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

Terbaru

  • Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
  • MUI Tegaskan Peringatan Maulid Nabi Tak Semestinya Bernuansa Satanic
  • Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid
  • Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah
  • Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam
  • Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’
  • Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel
  • Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
  • 900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?