Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Din: Selesaikan Dulu Akar Radikalisme yaitu Ketidakadilan Ekonomi, Hukum, Politik, Sosial

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Juli 2020 20:13 8:13 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Juli 2020 20:13
Bagikan
Ketua Dewan Pertimbangan MUI Prof Din Syamsuddin
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) MUI Prof. Din Syamsudin menyayangkan pihak yang mengembangkan isu radikalisme dan menyudutkan umat Islam. Terlebih di situasi pandemi Covid-19 saat ini.

“Terorisme dan radikalisme ada di mana-mana dan juga melibatkan banyak agama-agama di dunia. Pada umumnya, radikalisme berakar pada ketidakadilan di bidang ekonomi, politik, hukum, sosial, dan lainnya,” kata Ketua Wantim MUI, Prof Din Syamsuddin dalam rapat pleno Wantim MUI Ke-68 secara virtual, Selasa (28/07/2020).

Prof Din juga mengatakan, dalam mengatasi dan menyelesaikan masalah radikalisme di Indonesia, diperlukan keadilan. Sebab timbulnya masalah radikalisme karena belum selesainya masalah keadilan itu sendiri.

“Akar masalah radikalisme di dunia dan juga Indonesia berangkat (dari) masalah ketidakadilan baik di bidang ekonomi, hukum, politik dan lainnya. Masalah ketidakadilan yang harus diselesaikan dulu,” ujarnya.

Lebih lanjut, menurut Prof Din, penguasaan aset ekonomi yang terlalu besar oleh kelompok atau oknum tertentu di negeri ini merupakan bentuk radikalisme yang sebenarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Masalah nyata inilah yang harus diselesaikan dulu. Hukum ditegakkan secara adil dan konsekuen, sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945,” paparnya.

Penguasaan aset ekonomi yang tidak adil itu berimbas pada kemiskinan, kemudian bisa menjadi pemicu ketidakaadilan ekonomi di Indonesia. “Masalah seperti inilah yang harus diselesaikan dulu oleh pihak berwenang di Indonesia,” jelasnya.

Din juga meminta agar hukum dan pengadilan ditegakkan sesuai aturan dan UU yang ada. “Selesaikan masalah ini sesuai hukum yang berlaku, dan memang harus adil dan benar,” pungkasnya.* Azim Arrasyid

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Din SyamsuddinekonomihukumketidakadilanradikalismeWantim MUI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI: Jika Tak Bisa di RPH, Boleh Potong Kurban di Tempat Biasa dengan Protokol Kesehatan
Tulisan selanjutnya Tambah Lagi, 25 Santri Gontor Sembuh dari Covid-19, Hanya 4 Hari di RS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York

Berita
9 September 2026 14:02
Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel
Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’

Terbaru

  • Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
  • MUI Tegaskan Peringatan Maulid Nabi Tak Semestinya Bernuansa Satanic
  • Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid
  • Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah
  • Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam
  • Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’
  • Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel
  • Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
  • 900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?