Hidayatullah.com– Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitul Maal HIdayatullah (BMH) kembali meraih penghargaan dalam kiprahnya. Kali ini dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai Pemenang Penghargaan Pendistribusian ZIS Terbaik Laz Nasional, Senin (14/12/2020).
“Alhamdulillah Laznas BMH kembali mendapat penghargaan dari Baznas. Ini adalah sebuah kesyukuran bagi keluarga besar BMH yang selama ini terus mendapatkan kepercayaan umat dan berbagai pihak di Tanah Air untuk terus menggulirkan gerakan kebaikan melalui pendayagunaan dana zakat, infak, dan shodaqoh,” terang CEO BMH, Marwan Mujahidin di Jakarta.
“Semua ini adalah wujud dedikasi umat Islam itu sendiri yang memberikan kepercayaan kepada BMH untuk ikut terlibat dalam gerakan zakat Tanah Air untuk sama-sama membangun masyarakat yang cerdas, mandiri dan bermartabat,” imbuhnya.
Penghargaan tersebut diserahkan secara online melalui aplikasi zoom meeting pada Senin, 14 Desember 2020 yang dimulai pukul 09.00 sampai 11.00 WIB.
Penghargaan ini ditetapkan setelah Puskas (Pusat Kajian Strategis) Baznas dan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI telah melakukan implementasi kajian Indeks Kepatuhan Syariah Organisasi Pengelola Zakat (IKSOPZ) di lebih dari 350 OPZ di Seluruh Indonesia.
Sebelumnya, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar anugerah BAZNAS Award 2020 pada Senin (14/12), memberikan penghargaan bagi Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) dan para pihak yang berjasa atas perkembangan zakat di tanah air. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan kali ini dilakukan secara virtual karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19.
Penganugerahan BAZNAS Award 2020 turut dihadiri secara virtual oleh Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, Prof. Dr Kamarudin Amin.
Pada penganugerahan tahun ini, terdapat 44 kategori penghargaan dan 100 penerima award. Jumlah kategori itu bertambah 10 dari penganugerahan tahun 2019, yang sebanyak 34 kategori.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA, CA mengungkapkan, tujuan diadakannya acara ini adalah mendorong optimalisasi dan profesionalitas pengelolaan zakat nasional, serta kreativitas dan inovasi kerja dalam mewujudkan kebangkitan zakat nasional.
“Selain itu, juga untuk mempererat tali silaturrahim antar OPZ yakni BAZNAS dan LAZ, pemerintah daerah, media dan stakeholder pengelolaan zakat lainnya, lalu juga memupuk motivasi, kinerja amil dan organisasi pengelola zakat dalam pengentasan kemiskinan, dan juga mendorong kreativitas serta motivasi OPZ dalam penanggulangan masyarakat yang terdampak akibat Covid-19,” kata Bambang Sudibyo.
Bambang melanjutkan, standar penjurian pada BAZNAS Award 2020 menggunakan data Indeks Zakat Nasional (IZN) yang diterbitkan oleh PUSKAS BAZNAS Tahun 2020. Pada gelaran tahun ini, terdapat delapan kategori penghargaan untuk BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota; enam kategori untuk Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional; LAZ Provinsi/Kabupaten/Kota; kepala daerah pendukung kebangkitan zakat; serta berbagai penghargaan khusus lainnya.*/Herim