Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

HTI: Konsep Khilafah Islam Berbeda dengan Konsep Imamah Syiah

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 26 September 2012 07:08
Bagikan
Syamsudin Ramadhan : Konsep Imamah Syiah bukan konsep yang diajarkan Rasulullah Saw
Bagikan

Hidayatullah.com–Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menegaskan bahwa sistem Khilafah Islam berbeda dengan sistem Imamah yang diyakini aliran Syiah. Menurut Syamsudin Ramadhan, pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HTI, salah satu perbedaan adalah Syiah menganggap seorang Imam adalah ma’sum, sedangkan  seorang khalifah tidak.

“HT juga berbeda pandangan dengan Khomeini yang menerapkan demokrasi,” jelas Syamsudin Ramadhan kepada hidayatullah.com dalam kegiatan “Liqo Syawal Hizbut Tahrir Indonesia” dan “Silahturahim Akbar Keluarga Besar Hizbut Tahrir Indonesia” di lapangan Monumen Nasional (Monas), Selasa (24/09).di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Selasa (25/09/2012).

Hizbut Tahrir juga memiliki buku yang tegas mengkritik sistem konstitusi Iran. Sebelum in HT telah merilis konsep Imamah Syiah yang dituangkan dalam kitab “Sistem Pemerintahan di Dalam Islam” dan dalam kitab “Struktur Pemerintahan di Dalam Islam”.

Menuruutnya, kedua buku ini sudah ditulis Syeikh Taqiyudin An Nabhani sebagai pegangan umat agar bisa membedakan penerapan konsep pemerintahan Islam ala Ahlus Sunnah Wal Jamaah dan versi Syiah yang dinilai memiliki banyak hal yang bertolak belakang dengan Islam.

“Mereka (Syiah, red) menganggap bahwa pemimpin setelah Nabi Shalallhu Alaihi Wassalam adalah ditunjuk oleh Nabi, itu sudah kita kritik dengan mendalam,” tambah Syamsudin lagi. Dan itu yang membedakan antara konsep Khilafah ala Hizbut Tahrir dan konsep Imam ala Syiah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sebelumnya, dalam acara “Liqo Syawal dan Silahturahim Akbar Keluarga Besar Hizbut Tahrir Indonesia” itu, HTI juga menjelaskan gerakannya tidak pernah menawarkan kepada tokoh spiritual Syiah Iran, Imam Khomeini sebagai khalifah pasca terjadinya Revolusi Iran.*  

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Imamahold migratesyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ancaman Corona, Jamaah Haji Diminta Jaga Kebugaran
Tulisan selanjutnya Inggris Bantu Rp 12,3 M Cegah Kasus Perkosaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?