Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Bersama Menteri Kesehatan dan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal Tahap Kedua di Pasar Tanah Abang

Bambang S
Terakhir diupdate: 17 Februari 2021 14:00 2:00 pm
Bambang S
Dipublikasikan 17 Februari 2021 14:10
Bagikan
Presiden Jokowi mengunjungi reruntuhan Hotel Roa-Roa di Kota Palu, Sulteng, Rabu (03/10/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com — Pemerintah secara resmi memulai tahapan kedua Program Vaksinasi Covid-19, Rabu (17/02/2021) yang ditandai dengan vaksinasi massal kepada pedagang di Pasar Tanah Abang, DKI Jakarta.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, beserta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Rabu (17/02/2021) pagi, meninjau pelaksanaan vaksinasi massal hari pertama yang diselenggarakan oleh Kemenkes dan Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. Nantinya, vaksinasi ini akan berlangsung selama enam hari.

“Tahapan yang kedua yang dimulai hari ini di Pasar Tanah Abang DKI Jakarta atas kerja sama antara Kementerian Kesehatan dan (Pemerintah) Provinsi DKI Jakarta. Kita memulai vaksinasi untuk pelayan publik dan pekerja publik,” kata Jokowi usai peninjauan vaksinasi di Tanah Abang.

Vaksinasi tahap kedua ini, kata Jokowi, ditujukan untuk 16,9 juta orang di seluruh Indonesia, ditambah 21,5 juta orang untuk kelompok masyarakat lanjut usia (lansia).

Terkait pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar di Blok A Pasar Tanah Abang, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menilai bahwa manajemen pelaksanaannya berjalan dengan sangat baik.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kita harapkan para pekerja publik/pelayan publik, baik itu aparat keamanan, para pedagang pasar, wartawan, atlet, juga pekerja-pekerja di toko dan mal, semuanya akan divaksinasi,”ujarnya.

Vaksinasi juga dilakukan di seluruh provinsi di Indonesia setelah DKI Jakarta, “Ini akan berjalan, setelah di Provinsi DKI Jakarta, akan berjalan di provinsi-provinsi yang lain sehingga kita harapkan nanti jumlah yang divaksin setiap hari akan naik secara drastis,”jelasnya.

Lebih lanjut, Jokowi kembali mengingatkan seluruh pihak untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Jangan lupa tetap, selalu saya sampaikan, 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan) jangan kita lupakan,” tegasnya.

Sebelumnya, sejak 14 Januari lalu, Pemerintah telah melaksanakan vaksinasi tahap pertama dengan sasaran sumber daya manusia (SDM) kesehatan sebanyak 1,46 juta orang.

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anies BaswedanDKI JakartaGubernurJokowiMenkesPasar Tanah AbangVaksinasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komnas HAM : Melindungi HAM Bagian dari Peran Penting TNI
Tulisan selanjutnya sekolah dibuka kembali juli Gubernur DKI: Selama Enam Hari, Sekitar 1.500 Pedagang di Pasar Tanah Abang Akan Divaksin Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?