Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ustadz Zaitun Rasmin: Persoalan Palestina adalah Masalah Keagamaan dan Kemanusiaan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Mei 2021 05:12 5:12 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Mei 2021 21:54
Bagikan
Palestina kemanusiaan
Ketua Umum Wahdah Islamiyah yang juga Wakil Ketua GNPF, Ustadz Zaitun Rasmin, pada "Aksi Bela Al-Aqsha" di Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (21/07/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com–Harus diingat, bahwa persoalan Palestina adalah masalah keagamaan sekaligus masalah kemanusiaan yang harus segera ditanggulangi. Jutaan umat muslim Indonesia, melalui sejumlah lembaga kemanusiaan, sangat antusias berdonasi materi untuk rakyat Palestina yang diagresi militer penjajah ‘Israel’. Dalam hitungan beberapa hari saja, jumlah bantuan donasi yang berhasil dikumpulkan mencapai puluhan milyar rupiah. Bantuan ini menunjukkan, bahwa umat muslim Indonesia sangat peduli terhadap nasib rakyat Palestina yang masih dijajah.

Demikian pernyataan Sekjen Dewan Pertimbangan MUI Pusat, Dr. KH. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., MA., dalam konferensi pers program “Indonesia Bela Palestina”, yang diselenggarakan di auditorium Islam Center AQL, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat menjelang sore (28/5).

Menurut Muhammad Zaitun Rasmin, yang akrab dipanggil Ustadz Zaitun Rasmin atau UZR, bahwa problematika yang dihadapi Palestina merupakan masalah keagamaan. “Hal ini karena penjajah ‘Israel’ yang beragama yahudi, secara terang-terangan menodai Palestina, tanah suci umat muslim, dan berusaha menghancurkan masjid al-Aqsha. Padahal (masjid) al-Aqsha adalah kiblat pertama umat muslim, juga merupakan masjid tersuci ketiga setelah masjid al-Haram (Mekkah) dan Masjid Nabawi (Madinah),” kata Zaitun Rasmin.

Zaitun Rasmin melanjutkan, bahwa sejak dijajah ‘Israel’, rakyat Palestina yang muslim mengalami berbagai kedzaliman. “Sehingga kepedulian yang ditunjukkan (umat muslim Indonesia) adalah kepedulian atas dasar keagamaan. Mereka (umat muslim Indonesia) marah saudara seagamanya di Palestina didzalimi,” ujar ketua umum DPP Wahdah Islamiyah ini.

“(Problematika) Palestina juga merupakan masalah kemanusiaan, karena bangsa Palestina masih dijajah. Bukankah kalimat pertama Pembukaan UUD’45 menegaskan, bahwa sesungguhnya penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Dan memang terdapat banyak pelanggaran HAM yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusian, yang dilakukan penjajah ‘Israel’ terhadap rakyat Palestina,” jelas Zaitun Rasmin.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Lagipula, lanjut Zaitun Rasmin, selain melaksanakan amanah UUD’45 yang disusun para pendiri Indonesia, bantuan untuk Palestina merupakan wujud politik balas budi kita (bangsa Indonesia) yang

Zaitun Rasmin merasa kecewa kepada segelintir kecil orang yang menentang pnggalangan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina, dengan alasan yang tidak masuk akal. “Siapa pun yang masih punya akal sehat, pasti sadar, bahwa (problematika) Palestina harus ditanggulangi karena penjajah ‘Israel’ senantiasa melakukan kedzaliman yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan. Penjajahan oleh ‘Israel’ juga harus dihentikan karena bertentangan dengan sila kedua Pancasila, kemanusiaan yang adil dan beradab,” kata ketua majelis ulama dan da’i se-Asia Tenggara ini.

Sebagai informasi, konferensi pers ini juga dihadiri sejumlah tokoh muslim nasional, seperti KH. Bachtiar Nasir, KH. Fadlan Garamathan, dan KH. Fahmi Salim. Selain itu, wakil ketua MPR-RI, Dr. KH. Hidayat Nur Wahid, dan sejumlah pimpinan ormas Islam juga bergabung dalam konferensi secara daring melalui aplikasi Zoom.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:palestinaPersoalan Palestina adalah masalah keagamaan dan kemanusiaanUstadz Zaitun RasminUZR
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nike Putus Hubungan Dengan Neymar Terkait Tuduhan Serangan Seksual
Tulisan selanjutnya Infeksi Coronavirus Naik Usai Lebaran, Malaysia Berlakukan Lockdown Ketat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?