Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Usai Usul Lebih Baik Dibubarkan, Fadli Zon Sebut Densus 88 Kuno dan Islamofobia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Oktober 2021 15:36 3:36 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Oktober 2021 14:30
Bagikan
densus 88 kuno
Ilustrasi Densus 88 menangkap tersangka
Bagikan

Hidayatullah.com — Usulan Politikus Gerindra Fadli Zon agar Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror sebaiknya dibubarkan telah memantik perdebatan. Selain itu Fadli juga menyebut Densus 88 kuno dan Islamofobia.

“Pernyataan Direktur Pencegahan Densus 88, Kombes M Rosidi, yang menyatakan bahwa kemenangan Taliban di Afghanistan menginspirasi kelompok teroris di Indonesia, selain bentuk Islamofobia, juga mencerminkan pendekatan old school (kuno), ‘war on terror’,” ungkap Fadli.

Padahal, menurut Fadli dalam acara Catatan Demokrasi tvOne pada Selasa (12/10/2021), saat ini konstruksi pendekatan pemberantasan terorisme di level global sudah meninggalkan tradisi ‘old school’ semacam itu.

“Fenomena Taliban di Afghanistan, justru menandakan berakhirnya, narasi ‘war on terror”, yang tidak perlu kita lanjutkan, apalagi kita adopsi. Bahkan pemerintah AS sendiri saat ini mencoba untuk mulai terbuka mengakui Thaliban di Afghanistan, meski dengan sejumlah persyaratan,” ungkapnya.

Sebelumnya, melalui cuitan di Twitter pada 6 Oktober 2021, Fadli Zon menyerukan agar Densus 88 Antiteror Polri di bubarkan saja. Ia menyebut sikap dan tindakan Densus 88 berbau Islamofobia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Narasi semacam ini tak akan di percaya rakyat lagi, berbau Islamofobia,” kata Fadli Zon menanggapi berita tentang Densus 88 yang menyebut kemenangan Taliban di Afghanistan akan membangkitkan jaringan teroris di Indonesia.

“Dunia sudah berubah, sebaiknya Densus 88 ini di bubarkan saja,” katanya.

Ia menyebut tindak tanduk yang berbau terorisme memang wajib untuk di berantas hingga ke akar. Namun, bukan berarti narasi-narasi terkait hal itu itu di jadikan “bahan dagangan utama”.

“Teroris memang harus di berantas, tapi jangan di jadikan komoditas,” ucap Fadli Zon.

Gaya Densus 88 yang kuno dan Islamofobia ini menurut Fadli, membuat apa yang ia sebut “analisis radikal-radikul” belakangan kembali berkembang. “Seolah terjadi kebangkitan kelompok radikal pasca-kembalinya rezim Taliban di Afghanistan,” tuturnya.

Fadli mengungkap bahwa hal itu adalah bentuk narasi lama yang selama ini terbukti destruktif dan tidak efektif dalam pemberantasan terorisme di Indonesia.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:densus 88Fadli Zonislamofobia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya missionaris Berhasil Mengkristen Separuh Desa, Missionaris Ini Menemukan Hidayah di Kandang Ayam
Tulisan selanjutnya British American Tobacco Hengkang dari Myanmar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?