Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Propam Polri Periksa Polisi yang Banting Mahasiswa, Pelaku disebut Sudah Minta Maaf

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 13 Oktober 2021 22:24 10:24 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 14 Oktober 2021 05:00
Bagikan
[Ilustrasi] Logo Polri.
Bagikan

Hidayatullah.com- Divisi Propam Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) turun tangan mengusut kasus oknum kepolisian yang membanting mahasiswa sampai kejang-kejang pada aksi demonstrasi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Banten.

Hingga Kamis (14/10/2021), kejadian itu masih viral di berbagai media sosial pantauan hidayatullah.com.

“Propam Mabes turun ke Polda Banten,” ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada wartawan, Rabu (13/10/2021).

Ia mengatakan bahwa Propam Polri telah diturunkan ke Polda Banten guna melakukan penyelidikan terhadap kasus oknum polisi banting mahasiswa pendemo itu.

Menurut Argo, anggota polisi yang diduga membanting mahasiswa itu pun telah diperiksa oleh Propam. “Anggota sedang diperiksa,” sebutnya dikutip Tribunnews, Rabu sore.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Diketahui, oknum polisi tersebut berinisial NP. Ia membanting mahasiswa yang bernama M Faris atau MFA (21) pada Rabu (13/10/2021). Videonya viral. Oknum polisi itu, NP, dikabarkan telah meminta maaf atas aksi ala ‘smackdown‘ -nya itu secara langsung kepada korban perlakuannya.

“Oknum NP sudah meminta maaf secara langsung kepada saudara MFA dan orang tua saudara MFA dan tindakan tersebut bersifat refleks dan tidak ada tujuan mencelakai yang bersangkutan,” sebut Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro pada jumpa pers di kantornya, Rabu (13/10/2021).

Menurut Wahyu, Kapolda Banten, Irjen Pol Rudy Heriyanto secara tegas akan menindak oknum polisi yang membanting pendemo tersebut.

“Bapak Kapolda Banten secara tegas akan menindak personel yang melakukan aksi pengamanan di luar standar prosedur dan sudah berjanji langsung kepada korban maupun keluarga korban,” sebutnya dikutip Detik.com.

Baca: Viral Video Polisi Banting Mahasiswa Sampai Kejang-kejang, bak “SmackDown”

Wahyu juga menyebutkan kronologi unjuk rasa mahasiswa yang berujung terjadinya kasus oknum polisi membanting mahasiswa. Awalnya, disebutkan, pendemo mahasiswa memaksa masuk dan bertemu Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

“Ketegangan terjadi saat tim negosiator Polresta Tangerang meminta perwakilan dari elemen mahasiswa untuk bertemu dengan pejabat, kebetulan Bapak Bupati sedang melaksanakan kegiatan HUT sehingga tidak bisa menemui,” sebutnya.

Kemudian, kata Wahyu, massa demontrasi terus meminta agar bisa bertemu dengan Bupati Tangerang. Lantas, dari situlah terjadi dorong mendorong sehingga pihak kepolisian mengamankan satu orang yang diduga sebagai provokator.

“Namun dari pihak mahasiswa tetap mengotot untuk bisa bertemu dengan Bupati dan harus Bupati yang menemui yang bersangkutan sehingga dari situlah terjadi dorong mendorong sehingga kondisi kita amankan satu orang awalnya yang memprovokasi mahasiswa,” sambungnya.

Kericuhan pun tidak terelakkan. Saat itulah oknum polisi membanting pendemo. “Sehingga terjadilah kericuhan dan timbul salah satu dari korban atas nama MFA,” sebut Wahyu.

LBH Jakarta menyatakan bahwa tindakan polisi membanting mahasiswa tersebut adalah tindakan brutal. Sehingga, sekalipun sudah meminta maaf, namun pelaku harus bertanggung jawab.

“Permintaan maaf tidak bisa dijadikan alasan untuk menghapuskan tindakan brutal polisi. Pelaku harus bertanggungjawab secara pidana, etik dan disiplin. Jika tidak, kebrutalan seperti ini akan terus berulang,” sebut LBH Jakarta lewat keterangannya di Twitter resminya @LBH_Jakarta pada Rabu (13/10/2021).

Diketahui, ratusan mahasiswa yang berdemo di halaman Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang itu berasal dari Himpunan Mahasiswa Tangerang (Himata). Aparat kepolisian membubarkan demonstrasi yang berunjuk rasa di Kantor Bupati Tangerang itu.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Umroh saat Pandemi Siap Dibuka, Sekjen Kemenag: ‘Harga Perlu Penyesuaian’
Tulisan selanjutnya Roti Tak Cukup, Sudan Kurangi Jam Pelajaran di Sekolah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?