Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

FLP: Sesuaikan Perkembangan Literasi, Perbanyak Karya Cetak dan Digital

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 23 November 2021 13:44 1:44 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 23 November 2021 13:44
Bagikan
Santri MI RM Putra Balikpapan membaca majalah Suara Hidayatullah (31/01/2020).
Bagikan

Hidayatullah.com- Ketua Umum Forum Lingkar Pena (FLP) dengan nama pena Gegge Mappangewa berharap pemerintah memudahkan dan memurahkan biaya cetak. Tujuannya, supaya produksi buku semakin banyak dan penyebarannya merata serta terjangkau.

“Jika minat baca tinggi, maka perpustakaan dan taman baca di kota mana pun akan kewalahan melayani pengunjung. Itu jika melihat literasi dari minat baca-tulis ya,” ujar pria bernama asli Sabir ini dalam keterangan tertulis FLP kepada hidayatullah.com (22/11/2021).

Sebagai ketua umum dari komunitas literasi dan telah mempengaruhi tren buku bacaan di Indonesia, Gegge lewat FLP berencana ke depan akan semakin memperbanyak karya, baik cetak maupun digital.

Hal ini katanya merupakan penyesuaian diri sebagai organisasi literasi dalam menghadapi perkembangan zaman.

“Jika dulu FLP sangat identik dengan karya fiksi, dari tahun ke tahun FLP semakin banyak penulis di genre mana pun. Penulis cerita anak, remaja, fiksi dan nonfiksi, bahkan penulis jurnal pun ada di FLP. Intinya, FLP harus menyesuaikan perkembangan literasi agar bisa tetap eksis sebagai organisasi literasi yang mencerahkan. Kami akan tetap mendesain konsep agar karya-karya FLP bisa tetap eksis,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Budaya literasi terkait erat dengan perbukuan. Gegge menilai, buku saat ini bukan hanya tak terjangkau dari segi harga, melainkan juga benar-benar tak terjangkau oleh tangan, karena masih minimnya perpustakaan dan rumah baca di Indonesia. Untuk taman baca, meski jumlahnya dinilai meningkat, tapi itu masih jauh dari kata banyak.

Masalah lain soal literasi juga terkait bergantinya tren membaca. Dari majalah, berganti buku, kemudian digital. Pergantian tren itu dinilai wajar, sebab semua ada zamannya.

“Misalnya di segmen bacaan. Ada peralihan dari zaman majalah yang tadinya menjadi tren, berganti dengan membaca buku, terutama majalah buat remaja. Dulu, buku-buku best seller jarang terdengar ketika zaman majalah menjadi raja bacaan para remaja. Namun setelah berpindah ke digital, majalah gulung tikar, pembaca beralih ke dunia buku cetak dan digital. Semua ada zamannya,” katanya.

FLP menilai, untuk saat ini, tingkat literasi di Indonesia masih rendah. Apalagi di awal-awal terjadinya pandemi Covid-19, tren membaca sempat tiarap. Namun demikian, pada satu sisi sekarang ini tren membaca semakin giat.

“Hanya di awal-awal saja benar-benar tiarap. Dibuktikan dengan terbukanya keran-keran diskusi meskipun melalui dunia maya. Di mana-mana kelas menulis daring terlaksana. Event-event sastra pun semua tetap terhelat,” ujar peraih Islamic Book Fair Award 2013 ini.

Baca juga: Gegge Mappangewa Ketum FLP, Habiburrahman El Shirazy Ketua Dewan Pertimbangan

Ia menilai, masalah ini cukup teratasi dengan adanya Gerakan Literasi Nasional yang diinisiasi oleh Kemendibud Ristek dengan menyediakan buku-buku digital. Meski masih sebatas buku bacaan anak SD.

“Sekolah-sekolah juga menyediakan pokok baca setiap kelas meski di pandemi semua kegiatan Gerakan Literasi Sekolah nyaris terhenti total bahkan menyebabkan learning loss pada anak-anak,” ujar pemenang Sayembara Bahan Bacaan Anak Kemendikbud 2017 ini.

Gegge berpendapat, sebetulnya rendahnya literasi di Indonesia karena membaca belum menjadi tren. “Tren membaca buku best seller memang ada, tapi lagi-lagi itu hanya di ranah orang-orang yang mampu membeli dan mengoleksi buku,” kata pria yang terpilih menjadi Ketua Umum dalam Munas ke-5 FLP di Malang, Jawa Timur (19-21/11/2021) ini.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:FLPForum Lingkar PenaGegge Mappangewaliterasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya masjid al-aqsha ‘Israel’ akan Pasang Kembali Detektor Logam di Gerbang Masjid Al-Aqsha
Tulisan selanjutnya Sekum Muhammadiyah: Agama Tak Perlu Disamakan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?