Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Soal Penahanan Ferdinand Hutahaean, Pakar Hukum Pidana Bilang Begini

Bambang S
Terakhir diupdate: 12 Januari 2022 10:01 10:01 am
Bambang S
Dipublikasikan 12 Januari 2022 11:00
Bagikan
Ahmad suparji tanggapi Pencabutan lampiran investasi miras
Pakar Hukum Pidana dari Universitas Al-Azhar Indonesia Suparji Ahmad
Bagikan

Hidayatullah.com — Direktur Solusi dan Advokasi Institut (SA Insitute), Suparji Ahmad mengapresiasi penegakan hukum Polri terhadap Ferdinand Hutahaean eks politisi yang dilaporkan oleh Ketua Umum KNPI. Penyidik memiliki bukti yang cukup bahwa tweet Ferdinand Hutahaean tentang “Allah lemah” kontroversial dan diduga ada unsur pidana.

“Penetapan tersangka ini menunjukkan bahwa tweet tersebut ada unsur pidana. Maka harus dihormati penersangkaan sekaligus penahanan yang dilakukan oleh teman-teman kepolisian,” tutur Suparji dalam keterangan persnya, Selasa (11/01/2022).

“Penahanan yang dilakukan memang telah memenuhi unsur subyektif dan obyektif,” terusnya.

Pakar Hukum Pidana dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini juga menilai bahwa kasus tersebut menunjukkan Polri bekerja secara obyektif dan profesional. Suparji berharap, kasus ini bisa diselesaikan dengan mekanisme hukum yang baik, transparan dan akuntabel.

“Jika memang penersangkaan dan penahanan ini tidak memuaskan, maka ada mekanisme praperadilan yang bisa diambil. Kita berharap proses hukum berjalan sesuai prosedur,” ucapnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Suparji menghimbau kepada masyarakat, terlebih tokoh untuk tidak memainkan isu SARA. Kasus yang sudah berlalu, kata dia, cukup untuk dijadikan pelajaran dalam berbangsa dan bernegara.

“Tak perlu menggoreng isu SARA karena bisa memecah belah masyarakat. Kita harus bisa lebih bijak dalam memberikan pandangan agar tidak melukai umat beragama. Diharapkan kasus ini menjadi yang terakhir kali,” pungkasnya.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ferdinand Hutahaeanpakar hukumSuparji Ahmad
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya CAIR Ungkap Dana 106 AS Dolar Digelontorkan pada Kelompok Islamofobia untuk Buat Berita Palsu
Tulisan selanjutnya Gereja Katolik Roma Geram Pemakaman Pakai Bendera Nazi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?