Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tiga Negara Ini Walk-Out Saat Pertemuan G20, Menkeu Sri Mulyani Buka Suara

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 April 2022 10:25 10:25 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 April 2022 11:00
Bagikan
Menkeu Sri Mulyani
Bagikan

Hidayatullah.com — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati buka suara terkait tiga negara yang walk-out saat pertemuan G20 pada Rabu, (20/4/2022). Tiga negara tersebut adalah Inggris, Amerika Serikat, dan Kanada yang kompak melakukan walk-out, sebagai protes terhadap kehadiran Rusia dalam pertemuan.

G20 pada Rabu (20/4/2022) menggelar serangkaian pertemuan yang menghadirkan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral di Washington DC, Amerika Serikat, sebagai lanjutan dari pertemuan sebelumnya.

Sri Mulyani menjelaskan, pertemuan tersebut dihadiri oleh negara-negara G20, termasuk Ukraina dan organisasi internasional, dan regional. Pertemuan, kata Sri Mulyani diadakan dalam situasi yang menantang, di tengah masih panasnya tensi geopolitik Rusia dan Ukraina, yang juga berdampak terhadap negara-negara di luar Eropa.

“Anggota mengungkapkan keprihatinan mendalam tentang krisis kemanusiaan, dampak ekonomi dan keuangan dari perang, dan menyerukan diakhirinya perang sesegera mungkin. Banyak anggota mengutuk perang sebagai tidak beralasan dan tidak dapat dibenarkan, dan pelanggaran hukum internasional,” jelas Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual, Kamis (21/4/2022).

Pada pertemuan G20 kali ini diketahui, perwakilan dari Inggris, AS, dan Kanada melakukan walk-out saat saat delegasi Rusia berbicara pada pertemuan di Washington.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menanggapi hal tersebut, Sri Mulyani menjelaskan, selama sesi konsultasi dan komunikasi sebelum pertemuan ini, Indonesia sebagai Presidensi G20 2022 memahami bahwa beberapa skenario bagaimana reaksi negara G7 akan merespon tentang apa yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina.

Sri Mulyani mengklaim walk-out yang dilakukan oleh tiga negara pada pertemuan kali ini, tidak sama sekali mengganggu rangkaian acara. Dirinya menilai hal tersebut sebagai hal yang wajar dalam menyampaikan pendapatnya.

“Jadi, dalam hal ini tidak terlalu mengejutkan kita semua, terutama bagi kita sebagai ketua, dan menurut saya hal itu tidak menimbulkan masalah dalam pembahasan kita, yang juga berkaitan dengan substansi itu sendiri,” tutur Sri Mulyani.

Negara-negara anggota G20, termasuk negara yang diundang, dalam hal ini Ukraina dan organisasi internasional, dan beberapa sedikit dari anggota yang berbicara mengenai risiko ekonomi global dan harus segera dimitigasi.

“Menariknya meskipun ada kecaman keras mengenai perang di Ukraina oleh Rusia, tapi semua anggota sebenarnya menggaris bawahi perlunya kita untuk dapat terus mempertahankan kerjasama G20, dan pentingnya multikulturalisme,” ujarnya.

“Saya pikir ini baik dan diakui secara luas dan diungkapkan secara terbuka oleh semua anggota.Karena saya pikir anggota G20 melihat tanggung jawab kelompok, ini agar kita dapat mengatasi masalah yang secara sistemik penting bagi ekonomi global,” ujar Sri Mulyani lagi.

Walaupun, lanjut Sri Mulyani ada beberapa pihak yang telah menggunakan istilah yang memprovokasi pada situasi saat ini. Di mana pandemi belum berakhir, pemulihan masih sangat rapuh, menghadapi gangguan rantai pasok, dan sekarang perang – membuat situasi ekonomi semakin mencekam.

Kendati demikian, ia mengungkap, provokasi itu yang harus jadi pemacu para pembuat kebijakan untuk bisa dapat dan terus mendukung dan memitigasi persoalan di tengah pemulihan ekonomi yang sedang terjadi.

“Jadi dalam hal ini, menurut saya lebih menarik lagi semua anggota G20 melihat sebagai forum yang sangat penting sebagai kerjasama ekonomi utama, dan harus terus berkoordinasi dan berkolaborasi bersama,” ujar Sri Mulyani.

“Saya pikir itu (walk-out) adalah sesuatu hal yang wajar untuk diungkapkan selama pertemuan. Namun hal itu tidak akan mengganggu peran forum G20,” kata dia.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ASG20g20 2022Presidensi G20rusiaUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya demo istana Gelar Demo Hari Ini di Patung Kuda, BEM UI Bawa 7 Tuntutan Termasuk Tolak Tiga Periode
Tulisan selanjutnya Pesantren Hidayatullah SMP Putri Depok Gelar Ujian Akhir Terbuka Pesantren Hidayatullah SMP Putri Depok Gelar Ujian Akhir Terbuka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?