Hidayatullah.com – Tak sekadar menghadirkan manfaat kebaikan dari penghimpunan serta pengelolaan dana Zakat, Infaq, Wakaf dan Sedekah (ZISWAF) lewat berbagai program untuk masyarakat kepulauan, tetapi Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) juga menggalakkan pembinaan keberlanjutan.
Diantaranya menyelenggarakan acara “Muharram Bangkit” di 2 kampung mualaf suku Laut, yaitu Selat Kongki dan Pulau Kojong yang masuk bagian Desa Pena’ah, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Jum’at-Sabtu (26-27/8/2022).
“Alhamdulillah, kami dapat hadir kembali ke kampung mualaf di Pulau Kojong ini dalam rangka silaturahmi. Karena salah satu ajaran Islam paling mendasar sesama Muslim, yaitu menjalin silaturahmi,” kata Kepala Perwakilan BMH Kepulauan Riau, Abdul Aziz, ketika memberikan sambutan dalam acara Muharram Bangkit di Pulau Kojong, Sabtu (27/8/2022).
Selain bersilaturahmi, Aziz melanjutkan, kehadirannya beserta tim di Pulau Kojong juga untuk menyelenggarakan acara “Muharram Bangkit”.
“Karena masih dalam suasana bulan Muharram. Bagaimana tadi kita mendengar bersama, semangat dari adik-adik untuk belajar al-Qur’an. Dengan keterbatasan pemerintah untuk menghadirkan sekolah formal di pulau ini, BMH pun berikhtiar membantu di sisi lain. Ke depan kita akan kembangkan terus, tak sekadar belajar al-Qur’an, tapi juga baca, tulis, hitung, dan sebagainya. Apa-apa yang dibutuhkan oleh masyarakat di pulau ini,” jelas Aziz.
Semangat anak-anak mualaf Suku Laut di Pulau Kojong untuk dapat membaca al-Qur’an itu bisa dilihat dari ungkapan diantara mereka yang mampu membuat hati terenyuh bila mendengarnya secara langsung.
“Menurut kami, tak sekolah pun tak apa, yang penting kami bisa belajar membaca al-Qur’an,” ungkap Tina (15 tahun) salah satu anak Suku Laut di Pulau Kojong yang belum pernah sama sekali merasakan bangku sekolah ini.
Aziz menegaskan, untuk membangun bangsa dan umat yang bermartabat ini, tak hanya bisa dibebankan kepada pemerintah, melainkan banyak pihak harus saling terlibat untuk mengambil peran di dalamnya.
“BMH juga tak boleh egois bekerja sendiri, karena salah satu fitrah kita diciptakan di dunia ini adalah hidup berjamaah. Umat Islam merupakan satu kesatuan. Untuk meraih kejayaan umat Islam, maka kita harus saling bersinergi, bekerjasama, serta berkolaborasi,” terang Aziz.
Senada dengan Aziz, Kepala Desa Pena’ah, Mariana, yang turut membersamai tim BMH mengatakan, bahwa perlu adanya sinergi bersama untuk dapat membangun bangsa dan umat ini pada umumnya, serta masyarakat Suku Laut khususnya.
“Kami selaku kepala desa Pena’ah mengucapkan terimakasih kepada Laznas BMH Kepulauan Riau yang telah terlibat untuk membantu dan memotivasi kami dalam mengentaskan buta aksara al-Qur’an, terutama warga mualaf Suku Luat sehingga mereka kini bisa membaca al-Qur’an,” kata Mariana dengan mata berkaca-kaca.
Yusuf, Ketua RT yang juga Kepala Suku Laut Pulau Kojong mengaku sangat bahagia atas kehadiran BMH Kepulauan Riau. “Baik pribadi maupun mewakili masyarakat mualaf Suku Laut kami sampaikan terima kasih kepada BMH yang memperhatikan dan sudah banyak membantu warga di pulau ini.”
Selain bersilaturahmi dan menggelar acara “Muharram Bangkit”, kunjungan BMH Kepulauan Riau ke 2 kampung mualaf Suku Laut ini juga untuk melakukan evaluasi mengenai pembinaan keagamaan melalui Rumah Qur’an Hidayatullah yang sudah selesai dibangun dan di-launching sejak pertengahan tahun 2021 lalu.
Menurut Azis, masyarakat mualaf Suku Laut sangat berhak mendapat pembinaan; diantaranya pembelajaran al-Qur’an, bagaimana melaksanakan shalat yang benar, memperoleh pencerahan-pencerahan keislaman, dan lain sebagainya. Itulah yang kemudian menjadi latarbelakang ikatan ukhuwah Islamiyah diantara Laznas BMH Kepulauan Riau dengan masyarakat mualaf Suku Laut.
“Sekalipun jarak sangat jauh terbentang. Tapi semuanya menjadi ringan dan dekat karena ikatan ukhuwah. Kami kalau lama tak jumpa dengan bapak-bapak, ibu-ibu, maupun adik-adik di sini rasanya kangen… Nah, setelah ini mohon izin untuk membagikan bingkisan dari para donatur,” ucap Aziz menutup sambutannya.*