Hidayatullah.com– Baru-baru ini, Provinsi Aceh meraih tiga kategori terbaik pada Kompetisi Pariwisata Halal Nasional (KPHN) 2016. Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengapresiasi prestasi tersebut.
“Masyarakat Aceh sangat mencita-citakan Aceh menjadi pelopor wisata halal Indonesia. Kepada pihak terkait, MPU Aceh mengucapkan selamat dan terus bekerja,” ujar Wakil Ketua III Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Teungku Faisal Ali, kepada hidayatullah.com, Sabtu malam (24/09/2016).
Teungku Faisal mengatakan, penghargaan itu harus diartikan sebagai awal bangkitnya pariwisata halal yang kaffah di Aceh.
“Kita berharap apa yang telah diraih itu perlu dijaga dan dipertahankan untuk ke depannya,” ujarnya.
Kata dia, masih banyak yang harus dikerjakan oleh berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, dalam mewujudkan wisata halal di Aceh.
“Tidak boleh merasa puas dan sukses dengan penghargaan (KPHN 2016) ini,” ujarnya mengingatkan.
Bandara, Budaya, dan Masjid Terbaik
Tiga kategori yang diraih Aceh pada KPHN 2016 yaitu Airport Ramah Wisatawan Muslim Terbaik untuk Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Destinasi Budaya Ramah Wisatawan Muslim Terbaik, dan Daya Tarik Wisata Terbaik untuk Masjid Raya Baiturrahman.
Untuk tiga kategori itu, Aceh berhasil menyisihkan 117 nominasi dari 15 kategori. Pengumuman secara resmi KPHN 2016 telah dilakukan oleh tim KPHN 2016 di Jakarta.
Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah, menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Aceh dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam voting pada KPHN 2016.
Voting telah diselenggarakan oleh panitia sejak tanggal 18 Agustus hingga 15 September lalu, Rabu (21/09/2016) sore.
“Ini adalah kemenangan kita semua,” ujar gubernur yang akrab disapa Doto Zaini itu seperti disampaikan Humas Provinsi Aceh.
Sebelumnya, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI menetapkan tiga provinsi sebagai destinasi wisata halal di Indonesia, yaitu Sumatera Barat, Aceh, dan NTB.
Menurut Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kemenpar, Dadang Rizki Ratman, ke depan program wisata halal akan menyasar semua wilayah di Indonesia. Namun saat ini Kemenpar baru menetapkan tiga daerah itu.*