Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hacker Pencuri Data Militer AS untuk ISIS Divonis Penjara 20 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 September 2016 19:20 7:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 September 2016 19:10
Bagikan
Pasukan ISIS menguasai kota Mosul, Iraq.
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pemuda berusia 21 tahun yang mencuri data tentang militer AS untuk diberikan kepada kelompok ISIS alias IS divonis penjara 20 tahun di Amerika Serikat.

Dalam persidangan di Virginia, Ardit Ferizi, asal Kosovo, menyatakan bersalah memberikan dukungan material kepada musuh Amerika.

Lewat komputernya hacker itu memberikan data berisi informasi pribadi lebih dari 1.000 personel militer dan pemerintah Amerika.

Hukuman penjara yang diberikan kepadanya itu adalah hukuman maksimal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ferizi, yang di dunia maya dikenal sebagai Th3Dir3ctorY, dibekuk di Malaysia pada Oktober 2015 dan diekstradisi ke Amerika Serikat Januari 2016, lapor BBC Jumat (23/9/2016).

Berbicara usai hakim mengumumkan vonisnya, Asisten Jaksa Agung AS John Carlin menggambarkan peretasan oleh Ferizi sebagai ancaman yang sangat nyata dan berbahaya bagi keamanan nasional Amerika.

Dalam pernyataan bulan Juni, Departemen Kehakiman AS mengatakan kasus jenis itu merupakan yang pertama dan menggambarkan adanya hubungan antara ancaman siber dengan terorisme.

Menurut Depkeh AS, Ferizi menyerahkan data itu ke ISIS sementara dia mengetahui bahwa kelompok itu dapat melancarkan serangan atas individu-individu yang namanya tercantum di sana.

Dari beberapa server yang berhasil diretasnya, Ferizi dapat mengambil nama, alamat email, password, lokasi dan nomor telepon sekitar 1.350 personel militer dan staf federal AS.

Komputer-komputer yang menjadi targetnya adalah milik pemerintah AS maupun milik korporat.

Setelah menjalani hukumannya di AS, Ferizi akan dideportasi ke Kosovo dan dilarang memasuki wilayah Amerika lagi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Coba Bunuh Diri Bradley Manning Dijebloskan ke Sel Isolasi
Tulisan selanjutnya Ulama Apresiasi Aceh Raih 3 Kategori Terbaik Wisata Halal Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?