Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Umat Islam, Sering Jadi Korban Media

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Agustus 2010 12:33
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com–Pemberitaan yang ada di media kerap tendensius. Parahnya, umat Islam yang justru sering jadi korban. Kejadian itu, sering dilakukan media Barat dan tak sedikit juga media nasional. Banyak berita yang tidak adil (unfair) dalam memberitakan Islam. Pernyataan ini disampaikan Direktur Media Watch, Sirikit Syah, dalam seminar “Kapitalisme Pers dan Umat Islam”  di Unair, Surabaya Sabtu (31/7). Contoh yang paling jelas, ujar Sirikit, pemberitaan yang dilakukan Majalah TIME tahun 1998. Majalah tersebut, katannya sangat tendensius dalam memberitakan pertikaian kelompok antara pemuda di Ketapang, Jakarta dengan pendatang Ambon, di wilayah pusat hiburan. Karena ulah TIME, jelas Sirikit, konflik Ambon jadi meledak.
 Seperti diketahui, majalah tersebut secara vulgar memuat gambar pengejaran dan penyembelihan orang Ambon. Tidak hanya itu, identitas kelompoknya disebutkan dengan jelas identitas agama dan kesukuannya. Padahal, kata Sirikit, konflik itu tidak lain hanya masalah lahan parkir dan perilaku sehari-hari, tapi sayangnya oleh TIME justru dipotret sebagai konflik agama.
 Tak pelak, orang Ambon yang lari dari Jakarta kemudian “membantai” umat Islam yang sedang shalat Idul Fitri di masjid Ambon, tepatnya Februari 1999-dua bulan setelah laporan TIME.
 Lebih jelas, Sirikit mengatakan, dalam kasus pengeboman di Indonesia, media barat dengan mudah menyebut “Islamic terrorist”. Mungkin benar pelakunya beragama Islam, tapi kata Sirikit, menempelkan label Islam pada kata “teroris” sebuah stigmatisasi sistematis. Beda halnya dengan agama lain. Katanya, belum pernah ada penyebutan “Hindi Terrorists”, “Christian terrorists”, “Catholic Terrorists”, dan “Budhist Terrorists” dan sebagainya.
 Senada dilakukan The New York Times,  dalam peristiwa pengeboman di Jakarta tahun lalu, korespondennya buru-buru menulis berita dengan judul, “Militants Eyed in Indonesia Bombing”. Dan, di lead berita, ada kalimat yang ditulis, “Islamic terrorists”. “Sangat judgemental, menghakimi, trial by the press,” ujar Sirikit.
 Pemberitaan media massa juga terlihat tidak adil ketika eksekusi Tibo dkk (2006). Media mainstream ramai-ramai membela Trio Tibo dengan headline dan opini utama anti hukuman mati. Tidak hanya itu, ujar Sirikit, dalam insiden Monas, Munarman difitnah di halaman pertama sebuah media nasional.
 Lebih mengherankan lagi, kata Sirikit, pemberitaan Syekh Puji. Seolah tak ada penjahat lain sehingga harus menyeret Syekh Puji yang jelas-jelas menikah secara resmi, atas dasar cinta kasih dan sedang hidup bahagia. Puji dan Ulfa tidak melanggar hak siapa-siapa dan tidak menyakiti siapa-siapa. Sebab, lanjut Sirikit bila alasan hanya nikah di bawah umar, ada berapa banyak pasangan di bawah umur yang harus ditahan?
 Lagi pula, kata Sirikit, bila Indonesia mengakui Islam, bukankah perkawinan sah bila perempuan telah akil baligh?
 Selain Sirikit Syah,  seminar yang diprakarsai Dept. Ekonomi Syariah Unair dan INPAS Surabaya, menghadirkan peneliti INSISTS Dr. Adian Husaini dan Ketua Dewan Pengawas Pengurus Pusat PRSSNI, Judy Djoko Wajono. 
 Adian dalam kesempatan itu mengatakan, umat Islam memang kerap “dianiaya” media. Tapi, lanjut Adian, peristiwa ini tak harus menjadikan umat Islam sampai putus asa. Jika memang tidak ada yang bisa dilakukan, bisa dengan doa. Sebab,  doa orang yang dianiaya, kata Adian cepat dikabulkan Allah.
 Nah, jika ada upaya stigmatisasi opini terhadap Islam, bisa jadi, karena doa itu, opini tersebut, suatu saat justru akan berbalik. [ans/hidayatullah.com] 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cegah Eksploitasi Anak, Bangun Keluarga Sakinah
Tulisan selanjutnya Dapat Kucuran Nikmat Berkat Amal Saleh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?