Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tokoh Muda Muhammadiyah Tanggapi Kicauan Ulil Soal Rohingya

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 30 Juli 2012 13:04
Bagikan
Kicauan Ulil tentang Rohingya di Twitter
Bagikan

Hidayatullah.com–Tokoh muda Muhammadiyah, Musthofa B Nahrawardaya ikut menanggapi pernyataan aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) tentang Rohingya yang ramai didiskusikan di Twitter. Sebelumnya,  Ulil  sempat menulis,  bahwa kalau umat Islam masih menyetujui aniaya Ahmadiyah di Indonesia, maka umat Islam tak layak protes saat umat Muslim Rohingya dianiaya di Myanmar.

Menurut Musthofa, permasalahan Rohingya dan permasalahan Ahmadiyah di Indonesia adalah dua hal yang berbeda. Ahmadiyah adalah kenyakinan bukan Islam yang mengaku bagian dari Islam. Sedangkan Muslim Rohingyah memang saudara seakidah umat Islam.

“Kan ada haditsnya yang diriwayatkan oleh Thabrani, siapa yang tidak perduli kepada permasalahan sesama Muslim, maka ia tidak termasuk golonganku kata Rasulullah,” jelas Musthofa kepada hidayatullah.com, Senin (30/07/2012)

Musthofa juga menjelaskan, kalaupun masalah Rohingyah dan Ahmadiyah ini mau dimasukan ke masalah kemanusiaan, maka seharusnya Rohingya itu lebih diprioritaskan.

“Lihat saja berapa jumlah jatuhnya korban di Rohingyah dibandingkan Ahmadiyah? lihat bagaimana mereka dibunuh, dibakar, diperkosa. Jumlah korban disana sudah ratusan,” tambah Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF) ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ahmadiyah, bagi Musthofa adalah kelompok yang justru melakukan penistaan agama terhadap Islam. Sedangkan  Rohingya adalah bagian dari umat Islam itu sendiri.

“Jadi wajar kalau di Indonesia ada perlawanan terhadap Ahmadiyah, kan kita cuma minta mereka (Ahmadiyah) diluruskan pemahaman mereka dan kembali ke aturan Islam yang benar kalau memang mau mengaku Islam,” jelasnya lagi.

Sikap Ulil, dinilai Musthofa  jelas menggambarkan sebuah ketidak-cerdasan intelektual dan tidak layak untuk didengarkan. Terlebih lagi, semua orang mafhum,  JIL, merupakan kelompok yang dikenal memaksakan diri untuk menafsikan Al-Qur’an berdasarkan kepentingan nafsu, ujarnya.

Seperti diketahui, dalam akun Twitter-nya tertanggal 28 Juli 2012, Ulil berkicau membahas sikap beberapa kalangan Muslim di Indonesia yang reaktif masalah perlakuan etnis Muslim Rohingya.

“Tetapi kalau anda setuju aniaya atas Ahmadiyah di Indonesia, anda tak layak protes saat umat Muslim Rohingya dianiaya di Myanmar,” tulisnya.

“Ada yg bilang, aniaya atas Muslim Rohingnya di Myanmar tak bisa disamakan dg aniaya atas Ahmadiyah di Indonesia. Di mana tak samanya, Bung?,” tulis Ulil. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama Khususkan Ramadhan untuk Al Qur`an
Tulisan selanjutnya Mitt Romney: Yerusalem Ibukota Israel!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?